Rapat Persiapan PPKM Berskala Mikro, Kabaharkam Dampingi Kapolri

avatar Harian Nasional News

JAKARTA, HNN - Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Agus Andrianto, sekaligus sebagai Kaopspus Aman Nusa II Penanganan Covid-19, menghadiri rapat internal via video conference dari Pusdalsis Mabes Polri, Jakarta, Senin (08/02/2021).

Pelaksanaan rapat internal via video conference ini, dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo yang didampingi Kabaharkam Polri Komjen Pol Agus Andrianto ini, tujuannya untum membahas tentang rencana Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level mikro.

Baca Juga: Dr. Sahlan Azwar Ajukan Praperadilan Usai Ditilang PJR Jatim III

Menurut penyampaiannya, Kabaharkam Polri Komjen Pol Agus Andrianto mengatakan, adanya rekomendasi kepada seluruh Jajaran Polri untuk melakukan edukasi dan sosialisasi tentang penerapan PPKM level mikro secara masif, agar masyarakat dapat mengerti dan tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan terutam 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak).

"Pelajari dan implementasikan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 3 Tahun 2021 tentang PPKM berbasis mikro dan pembentukan Posko Penanganan Covid-19 di tingkat desa dan kelurahan untuk pengendalikan Covid-19 untuk tujuh Polda sebagaimana ditunjuk dalam Instruksi Mendagri tersebut," ucap Kabaharkam Polri.

Baca Juga: Presidium FRONTAL Jatim Ucapkan Selamat HUT Bhayangkara ke-79, Mari Bersama Jaga Kondusifitas Jatim

Lanjut Kabaharkam Polri menjelaskan, terkait Kampung Tangguh Nusantara (KTN) yang sudah dibangun di tujuh Polda, Kabaharkam Polri meminta yang ditunjuk agar disesuaikan struktur dan tugasnya dengan struktur pembentukan Posko di tingkat desa sebagaimana Inmendagri No 3 2021. Namun untuk keunggulan KTN lainnya, seperti program ketahanan pangan dan pengembangan UMKM diminta tetap dipertahankan.

"Jajaran Polda yang belum melaksanakan PPKM berbasis mikro, agar tetap melaksanakan kegiatan Operasi Aman Nusa II dan Operasi Yustisi serta melakukan pembentukan Kampung Tangguh Nusantara," terangnya.

Baca Juga: Terbongkar! Perdagangan Ilegal Sianida di Surabaya, Polisi Sita Ribuan Drum Berbahaya

Selanjutnya, Kabaharkam Polri juga meminta kepada seluruh Jajaran Kepolisian untuk terus melakukan edukasi dan sosialisasi terkait 3M serta 3T (tracing, tracking, dan treatment) dalam melaksanakan vaksinasi dengan melibatkan tokoh masyarakat, agama, pemuda, artis/influencer, dan lain-lainnya.

"Agar masyarakat tidak takut saat divaksinasi, dan dapat mendukung segala upaya pemerintah dalam pencegahan penyebaran Covid-19," tuturnya. (Ims)

Editor : Redaktur