Surabaya, HNN - Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS), Hotel Dafam Pasific Caesar Surabaya bersama Aliansi Wartawan Surabaya (AWS) dan BNN kota Surabaya menggelar sosialisasi pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba kepada anggota Karang Taruna di wilayah Kecamatan Kalijudan. Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu 9 Mei 2026 pukul 15.00 WIB dan menjadi salah satu rangkaian acara sosial dan edukasi dalam memeriahkan peringatan HJKS tahun 2026.
Sosialisasi ini dilakukan sebagai upaya memperluas edukasi terkait bahaya narkoba, khususnya di kalangan generasi muda agar lebih memahami dampak penyalahgunaan narkotika serta pentingnya menjaga lingkungan pergaulan yang sehat.
Baca Juga: P3I Jatim Angkat Suara: Pajak 400 Persen Bukan Regulasi, Tapi Tekanan
Perwakilan bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNN Kota Surabaya, Eni Hanifa, mengatakan bahwa saat ini angka penyalahgunaan narkoba di Indonesia masih cukup tinggi.
“Kami di sini dalam rangka menyebarluaskan informasi dan edukasi terkait pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba di Indonesia, khususnya kepada kalangan muda. Karena tingkat prevalensi penyalahgunaan narkoba di Indonesia sekarang sudah mencapai 4,15 juta pengguna,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa berdasarkan Undang-Undang Narkotika Nomor 35 Tahun 2009, narkotika dibagi menjadi tiga golongan dan seluruh jenis tersebut sudah banyak ditemukan di Indonesia.
Dalam kegiatan tersebut, peserta yang hadir berasal dari Karang Taruna se-Kecamatan Kalijudan. Melalui sosialisasi ini, BNN berharap generasi muda memiliki ketahanan diri yang kuat agar mampu menolak ajakan menggunakan narkoba.
Baca Juga: Perwali 73/2025 Disahkan Diam-Diam? P3I Jatim Pertanyakan Keadilan Pengelolaan Titik Reklame
“Harapan kami para pemuda, khususnya di Kota Surabaya, bisa memiliki ketahanan diri yang kuat. Jadi ketika ada yang menawarkan narkoba, mereka bisa menolak dan lebih selektif dalam memilih lingkungan pergaulan karena teman dan lingkungan sangat memengaruhi penyalahgunaan narkoba,” tambah Hanifa.
Salah satu perwakilan Karang Taruna, Naz Siti dari Kelurahan Banyaksangka, mengaku mendapatkan banyak informasi baru setelah mengikuti sosialisasi tersebut. Ia mengatakan bahwa kegiatan ini membantunya memahami jenis-jenis penyalahgunaan narkoba hingga program rehabilitasi yang dimiliki BNN.
“Saya jadi tahu narkoba itu apa, ciri-ciri pengguna narkoba, sampai program-program yang dikembangkan BNN seperti rehabilitasi. Jadi kalau punya tetangga atau keluarga yang menjadi pengguna narkoba, kita tahu harus diarahkan ke mana,” katanya. (Tim-Mhs UTM)
Baca Juga: Walikota Surabaya Beri Penghargaan Primer Koperasi Kartika Pejuang Babinminvetcad Kodam V/Brawijaya
Menurutnya, edukasi mengenai narkoba sangat penting bagi generasi muda karena peredaran narkoba saat ini semakin mudah dan bisa masuk melalui berbagai cara.
“Sekarang narkoba gampang sekali masuk ke makanan atau minuman. Jadi edukasi dan sosialisasi seperti ini sangat penting, apalagi untuk generasi muda sekarang,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat, khususnya generasi muda Surabaya, semakin sadar akan bahaya narkoba serta mampu menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari penyalahgunaan narkotika sejalan dengan semangat Hari Jadi Kota Surabaya.
Editor : Redaktur