Satresnarkoba Polrestabes Surabaya Tangkap Willy Angga Pemilik Sabu

avatar Harian Nasional News
Willy Angga (40), tersangka kasus kepemilikan narkotika jenis sabu-sabu
Willy Angga (40), tersangka kasus kepemilikan narkotika jenis sabu-sabu

Surabaya, HNN - Unit Idik I Satresnarkoba Polrestabes Surabaya, tangkap Willy Angga (40), tersangka kasus kepemilikan narkotika jenis sabu-sabu.

Willy ditangkap dirumahnya yang berlokasi di Perumahan Villa Bukit Mas Meditirian, Surabaya. pada, Sabtu 14 Maret 2020.

Baca Juga: Polrestabes Surabaya dalami Kasus Scamming Internasional, Libatkan Kepolisian Jepang dan China

Selain menangkap pelaku, polisi juga menyita barang bukti sabu seberat 8,43 gram yang ada di dalam pipet kaca, dan satu poket sabu seberat 0,28 gram.

Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Memo Ardian, mengatakan, saat menggeledah rumah tersangka, Tim Idik I yang dipimpin Iptu Kennardi menemukan alat pengisap sabu berisi sabu.

“Tersangka mengaku dapat sabu dari seorang temannya yang dikenal saat kontes burung. Ini yang akan terus kami korek keterangannya, untuk proses pengembangan lebih lanjut,” jelasnya.

Baca Juga: Narkoba Jadi Ancaman, AWS dan BNN Surabaya Perkuat Pengawasan Lingkungan

Kanit Idik I Iptu Kennardi Dewanto mengatakan, petugas bergerak melakukan penggrebekan setelah mendalami laporan dari masyarakat terkait penyalahgunaan sabu itu.

“Terbukti bersalah, petugas langsung menggelandang pelaku dan dibawa ke Mapolrestabes Surabaya untuk dilakukan penyidikan lanjutan juga pengembangan,” ucap Kennardi, Senin (23/3/2020).

Baca Juga: Polrestabes Surabaya Ungkap Mafia Joki UTBK, 14 Orang Jadi Tersangka

Lanjut Kennardi “Kita masih kembangkan guna mencari dan temukan pelaku lain yang terkait dan pelakunya dilakukan Penahanan di Rutan Polrestabes Surabaya".

"Pelaku ini diduga melanggar Pasal 112 Ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009, tentang Narkotika", tandasnya (red)

Editor : D1N

Opini   

Londo Ireng dan Ujian Kenegarawanan Presiden

Pernyataan "londo ireng" kepada wartawan dinilai tidak mencerminkan sikap kenegarawanan. Kritik seharusnya dijawab dengan kinerja dan keberhasilan program, bukan pelabelan.…

Opini   

Menertibkan Parkir Boleh, Mematikan Dunia Usaha Jangan

Pemerintah yang kuat bukanlah pemerintah yang paling banyak memberikan sanksi. Pemerintah yang kuat adalah pemerintah yang mampu membuat masyarakat patuh karena merasa dilayani, dibimbing, dan dipermudah…