Polres Tanjung Perak Inspeksi Mendadak Di Pasar Tradisional Dan SPBU

avatar Harian Nasional News

Surabaya, HNN - Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya inspeksi mendadak (sidak) disejumlah pasar dan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) diwilayahnya, Selasa (07/04/2020).

Sidak ini dilakukan dalam rangka menjelang Ramadan hingga lebaran nantinya, Petugas Polres Pelabuhan Tanjung Perak memantau stok dan harga bahan pokok maupun bahan bakar minyak (BBM).

Baca Juga: Presidium FRONTAL Jatim Ucapkan Selamat HUT Bhayangkara ke-79, Mari Bersama Jaga Kondusifitas Jatim

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum S.Si, MH, didampingi Kapolsek Pabean Cantikan Kompol Melysa Amelia beserta sejumlah personelnya. Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak

AKBP Ganis Setyaningrum S.Si, MH., mengungkapkan sidak ini sebenarnya merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan Polres Pelabuhan Tanjung Perak beserta Jajaran Polsek.

Menurut Ganis, Pemerintah ingin memastikan tidak ada kelangkaan maupun lonjakan harga bahan pokok dan BBM yang menyulitkan masyarakat.

Pada sidak kali ini, sejumlah titik yang menjadi sasaran yakni Pasar Kilo Meter Surabaya dan SPBU jalan Jakarta Surabaya.

Baca Juga: Terbongkar! Perdagangan Ilegal Sianida di Surabaya, Polisi Sita Ribuan Drum Berbahaya

"Sengaja kami lakukan untuk menjaga stok pangan dan harga jelang menjelang Romadhon dan lebaran mendatang," sambung Ganis.

Untuk itu, Ganis mengimbau, agar seluruh pedagang untuk senantiasa jujur, tidak melakukan penimbunan bahan pokok maupun melakukan spekulasi harga.

"Jika ada pedagang yang menimbun bahan pokok bisa berefek besar karena memicu gejolak di pasaran." Tambah Ganis.

Baca Juga: Antusias Warga Datang Ke Polsek Simokerto Untuk Mendapatkan Jum'at Berkah

Ganis Menegaskan, apabila sampai menemukan adanya oknum pedagang maupun pengusaha SPBU yang nakal, kami akan tindak tegas menindaklanjutinya dengan dilakukan penindakan.

"Dalam pengecekan SPBU kami fokus di BBM besubsidi. Pertama takarannya, kedua peruntukannya harus tepat sasaran yakni premium dan solar subsidi tidak dijual ke industri," pungkasnya. @pen

Editor : D1N

Opini   

Ketika Kepercayaan Mulai Retak

Oleh: Dr. Adi Suparto Di tengah riuh lalu lintas Jakarta, suara dari Bundaran HI pada 12 Juni terdengar lebih dari sekadar gema demonstrasi. Ia…