SURABAYA, HNN - UNESA memperkuat langkahnya di panggung global melalui kolaborasi strategis bersama (Kadin Jatim). Kerja sama ini ditandai dengan komitmen mengirim mahasiswa terbaik UNESA untuk magang di berbagai perusahaan nasional hingga menembus pasar internasional, khususnya Jerman.
Delegasi UNESA yang dipimpin Wakil Rektor I Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni, Prof. Dr. Martadi, M.Sn., disambut jajaran pengurus Kadin Jatim di Kantor Kadin Jatim, kawasan Bukit Darmo Golf, Kamis (26/02). Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam implementasi nota kesepahaman (MoU) strategis guna mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul berdaya saing global.
Baca Juga: Kado Istimewa di Disnatalis ke 61, UNESA Kukuhkan 11 Guru Besar di Penghujung 2025
Bukan Sekadar Magang, Utamakan Kualitas
Prof. Martadi menegaskan, program ini dirancang bukan sekadar pengiriman mahasiswa untuk magang, melainkan penyiapan talenta yang benar-benar siap terjun ke industri.
“Kami menyiapkan tenaga ahli dari berbagai disiplin ilmu dengan standar kualitas tinggi. Sebelum terjun ke perusahaan, mahasiswa akan melalui pembekalan intensif agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi industri,” ujarnya.
Sinergi dengan Kadin Jatim yang memiliki jaringan lebih dari 400 perusahaan anggota dinilai menjadi kunci utama keberhasilan program ini. UNESA menargetkan penguatan reputasi internasional, termasuk ambisi menembus peringkat 500 dunia. Pengalaman magang di Jerman dipandang sebagai langkah strategis untuk mempercepat pencapaian tersebut.
Fakultas Unggulan Siap Diterjunkan
Untuk mendukung program magang internasional ini, UNESA menyiapkan sejumlah fakultas dengan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan pasar global:
Fakultas Teknik (FT): Fokus pada penguasaan teknologi industri 4.0 dan otomasi, selaras dengan standar manufaktur Jerman yang presisi.
Baca Juga: Langkah Berani Unesa: Ground Floor Kampus Resmi Jadi Inkubator Bisnis dan Startup
Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB): Menyiapkan talenta di bidang manajemen rantai pasok global dan analisis pasar internasional.
Fakultas Bahasa dan Seni (FBS): Membekali mahasiswa dengan kompetensi bahasa asing (Jerman dan Inggris) serta komunikasi lintas budaya.
Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH): Menyiapkan mahasiswa yang memahami regulasi perdagangan internasional dan etika kerja global.
Investasi SDM untuk Bonus Demografi
Ketua Umum Kadin Jatim, Adik Dwi Putranto, menyambut baik inisiatif tersebut. Menurutnya, peningkatan kualitas SDM melalui pelatihan berbasis industri dan sertifikasi profesi menjadi fokus utama Kadin Jatim saat ini.
Baca Juga: UNESA Jadi Bintang Utama Malam Anugerah Diktisaintek 2025 dengan 12 Penghargaan
“Kolaborasi ini menjadi jembatan strategis. Jerman dikenal dengan standar industri yang tinggi. Dengan mengirim mahasiswa UNESA ke sana, kita melakukan investasi jangka panjang agar bonus demografi Jawa Timur benar-benar menjadi motor penggerak ekonomi yang diakui dunia,” ujarnya.
Langkah ini menegaskan posisi UNESA sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya unggul di tingkat nasional, tetapi juga berorientasi global, dengan menyiapkan lulusan yang kompetitif dan berpeluang direkrut langsung oleh perusahaan internasional.
(M. Fasichullisan)
Editor : Redaktur