M2 Siap Wujudkan Semangat Trisakti Bung Karno di Kota Patriot Bekasi

Ustadz Zaky Mubarok menyambangi kediaman bacalon Wali Kota Bekasi Mochtar Mohamad atau M2, untuk menyatakan dukungannya. (Istimewa)
Ustadz Zaky Mubarok menyambangi kediaman bacalon Wali Kota Bekasi Mochtar Mohamad atau M2, untuk menyatakan dukungannya. (Istimewa)

KOTA BEKASI, HNN - Setelah sukses menggelar diskusi dengan tema "Memahami Geostrategis dan Geopolitik Indonesia" bersama Anton Permana, Politisi PDIP Mohtar Muhammad bakal kembali menggelar diskusi yang mengambil tema"Mewujudkan Trisakti Bung Karno di Kota Patriot Bekasi".

Mohtar Muhammad (M2) yang saat ini digadang-gadang bakal maju sebagai Calon Wali Kota Bekasi itu menegaskan, gagasan diskusi politik itu diinisiasi dari semangat Bapak Proklamator Indonesia Soekarno semasa hidupnya.

Baca Juga: Dirindukan Masyarakat, M2 Kembali Maju di Pilkada Kota Bekasi

Menurut M2, berdasarkan literatur yang ia pelajari, bahwa semasa hidup, Bung Karno mewariskan banyak gagasan dan pemikiran yang hingga saat ini masih lestari.

Sehingga, tak sedikit pula kalangan yang mengupas ide dan pemahaman Presiden RI pertama itu yang banyak diabadikan melalui berbagai buku.

"Hal ini pula yang akhirnya menginisiasi acara Majelis Malam Rabuan "Mewujudkan Trisakti Bung Karno di Kota Patriot Bekasi", kata M2 kepada wartawan di Kota Bekasi, Selasa (11/6/2024).

Pria yang saat ini menjabat sebagai Ketua  Bapilu PDI Perjuangan Jawa Barat itu juga mengatakan, diskusi publik ynag akan digelar nanti sangat terbuka dan membahas lebih mendalam seputar buah pemikiran Bung Karno yang besar.

Baca Juga: Jelang Pilkada, PMPRI Ajak Masyarakat Kota Bekasi Tak Pilih Politisi Kutu Loncat

Sementara itu, Ketua Bro Mandiri dan Madani (Bro M2) sekaligus aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Mohamad Firman mengungkapkan, diakusi publik itu juga menjadi ajang edukasi dan transformasi bagi masyarakat Kota Bekasi yang belum mengetahui pemikiran-pemikiran dan ajaran Bung Karno.

"Termasuk Trisakti, yakni berdaulat dalam bidang politik, berdikari dalam bidang ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayaan," katanya.

Di antaranya membedah Marhaenisme sebagaimana yang menjadi ideologi Bung Karno, saat ini menjadi relevan ketika negara dianggap gagal mengangkat harkat hidup rakyat kecil.

Baca Juga: Kusnanto Saidi Berpeluang Besar Dapat Tiket Maju Pada Pilkada Kota Bekasi

Seperti diketahui, diskusi ini rencananya akan menghadirkan beberapa narasumber, antara lain Mochtar Mohamad, Ismail Arief dan Yusuf Blegur.

Forum diskusi reguler ini biasanya dihadiri para akademisi, birokrasi, politisi, mahasiswa dan aktivis pergerakan dan juga masyarakat umum. (Mam)

Editor : Redaktur