JAKARTA, HNN - Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah, dan 5 orang yang terjaring OTT tiba di bandara Soekarno Hatta Sabtu (27/2) pagi, mereka digiring petugas KPK.
Semua pihak terjaring OTT tersebut kemudian dimasukkan ke dalam mobil KPK yang telah menunggu di area gate 5 Terminal 3 Bandara Soetta, dan langsung dibawa ke kantor KPK guna diamankan.
Baca Juga: Kolaborasi Nasional Perkuat Integritas ASN melalui Program E-Learning Antikorupsi
Nurdin Abdullah bersama ke lima orang lain yang ikut terjaring OTT tersebut, mendapat pengawalan ketat petugas dari Datasemen Gegana Polda Sulawesi Selatan.
Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah (tengah)
Baca Juga: KPK Gandeng Jovial dan Andovi Da Lopez Garap Drama Musikal SIDIK untuk Kampanye Antikorupsi
Nurdin mengenakan jaket hitam, topi biru berkacamata, ia memberi sedikit komentar saat ditanya awak media. "Tidak tahu," singkatnya.
Untuk diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi menangkap Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Abdullah, atas dugaan kasus korupsi, bersama 5 orang. Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Jumat (26/2) malam, sekitar pukul 02.00 Wita.
Baca Juga: Publik Pertanyakan Integritas KPK Dalam Mengungkap Kasus Dugaan Suap DJBC
Selain Nurdin Abdullah, KPK juga mengamankan 5 orang yakni, Agung Sucipto (Kontraktor, 64 Thn), Nuryadi ( Sopir pak Agung, 36 Thn), Samsul Bahri ( Adc Gubernur Prov. Sulsel, Polri, 48 Thn), Edy Rahmat (Sekdis PU Provinsi Sulawesi Selatan), dan Irfandi ( Sopir Edy Rahmat). (Kar)
Editor : D1N