Dari Puslatda KONI Jatim ke Puncak Dunia, Putra Tri Ramadhani Ukir Sejarah di Praha

SURABAYA, HNN – Atlet puslatda KONI Jawa Timur, Putra Tri Ramadhani, mencatatkan sejarah baru bagi olahraga Indonesia setelah meraih gelar juara dunia pada Kejuaraan Dunia Panjat Tebing 2026 di Praha, Ceko. Dengan mengungguli para pemanjat terbaik dunia pada nomor lead putra, atlet asal Kediri itu membuktikan bahwa pembinaan olahraga Jawa Timur mampu melahirkan atlet yang bersaing dan berjaya di level internasional.

Keberhasilan Putra menjadi sorotan setelah mampu tampil impresif pada nomor lead putra. Atlet asal Kota Kediri tersebut mencatatkan skor 43 dan membukukan panjatan tertinggi, mengungguli pesaing terdekatnya, Neo Suzuki dari Jepang dan Jakob Schubert dari Austria.

Baca Juga: KONI Tetapkan ORADO sebagai Anggota Baru, Rakernas 2026 Perkuat Sistem Prestasi Nasional

Atas pencapaian tersebut, lagu Indonesia Raya berkumandang di arena pertandingan sebagai tanda kemenangan atlet Merah Putih di panggung dunia.

Prestasi Putra Tri Ramadhani sekaligus menjadi bukti keberhasilan sistem pembinaan atlet yang dijalankan Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Jawa Timur bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur.

Ketua KONI Jawa Timur, Muhammad Nabil, menyebut keberhasilan Putra merupakan hasil dari proses pembinaan jangka panjang yang dilakukan secara konsisten.

Menurut Nabil, Putra sudah menunjukkan potensi besar sejak tampil pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024. 

Saat itu, ia mencuri perhatian setelah menjadi salah satu atlet dengan raihan medali emas terbanyak dan mulai dikenal sebagai rising star panjat tebing Indonesia.

Baca Juga: LaNyalla Hadiri Rakernas KONI 2026, Bahas Strategi Olahraga Nasional dan Tuan Rumah PON 2032

"Itu bagian dari kinerja teman-teman FPTI dan hasil koordinasi yang kami bangun. Putra memang sejak awal merupakan rising star. Kami memang menyiapkannya untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi," ujar Nabil saat ditemui di Gedung KONI Jawa Timur, Surabaya, Senin (8/6/2026).

Nabil menegaskan bahwa konsistensi latihan menjadi faktor utama yang mengantarkan Putra meraih prestasi tertinggi di level dunia. Menurutnya, atlet yang mampu menjaga disiplin dan kualitas latihan memiliki peluang besar untuk berkembang dan bersaing di ajang internasional.

Selain kemampuan teknis, Putra juga dinilai berhasil menjaga kondisi fisik dan performanya selama menjalani program pembinaan. Hal tersebut membuat atlet yang akrab disapa Srondeng itu mampu tampil stabil dan terhindar dari cedera.

Keberhasilan Putra Tri Ramadhani menjadi juara dunia di Praha juga diharapkan dapat menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda Jawa Timur untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

Baca Juga: Ratusan Massa Kepung Pemkot Blitar, Wali Kota: Ini Menyangkut Masa Depan Olahraga

"Saya bersyukur. Mudah-mudahan prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi teman-teman, khususnya atlet panjat tebing dan para atlet puslatda Jawa Timur. Ini adalah prestasi yang membawa nama baik bangsa dan negara," pungkas Nabil.

Dengan torehan emas dunia ini, Putra Tri Ramadhani semakin mempertegas posisinya sebagai salah satu atlet panjat tebing terbaik Indonesia sekaligus menjadi simbol keberhasilan pembinaan olahraga Jawa Timur yang konsisten melahirkan atlet berprestasi dunia.

Sesuai tagline KONI Jawa Timur: Dari Jawa Timur untuk Indonesia Menuju Prestasi Dunia.(d43n9) 

Editor : D1N