Lestarikan Kearifan Lokal, Wadan Kodaeral lX Hadiri Pesta Adat Pukul Sapu Lidi Negeri Morella

Maluku Tengah, HNN - Guna melestarikan budaya dan kearifan lokal, Wakil Komandan Komando Daerah TNl Angkatan Laut (Wadan Kodaeral) IX, Laksma TNI Dr. Muhammad Risahdi mewakili Komandan Kodaeral IX, Laksda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H. menghadiri pesta budaya Adat Pukul Sapu Lidi di Stadion Telukabessy, Desa Morella, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu (28/3/2026).

Kehadiran Wadan Kodaeral IX dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan TNI Angkatan Laut, khususnya Kodaeral IX, terhadap pelestarian budaya dan kearifan lokal yang menjadi warisan leluhur masyarakat Maluku.

Baca Juga: Percepat Jalur Data dan Informasi, Personel Kodaeral IX Terima Sosialisasi Sistem Informasi Kodaeral IX

Kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, sekaligus menjaga nilai-nilai kearifan lokal agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman.

Atraksi Pukul Sapu Lidi Adat Negeri Morella ini, merupakan tradisi adat khas masyarakat Morella yang digelar setiap tahun pada hari ke 7 bulan Syawal sebagai bagian dari rangkaian perayaan budaya.

Baca Juga: Mantap, 42 Pemuda Maluku Lolos Seleksi Pusat Calon Tantama TNl AL Siap Jalani Pendidikan Militer

Dalam atraksi ini, para peserta saling berhadapan dan memukul tubuh menggunakan sapu lidi, namun tetap dalam aturan adat yang ketat serta diawasi oleh tetua adat. Meski terlihat ekstrem, tradisi ini sarat makna sebagai simbol keberanian, ketangguhan, serta semangat persaudaraan.

Selain sebagai hiburan rakyat, atraksi ini juga memiliki nilai historis yang kuat, menggambarkan semangat perjuangan dan solidaritas masyarakat setempat sejak zaman dahulu.

Baca Juga: Pertajam Naluri Tempur, Prajurit Satrol Kodaeral IX Jalani Latihan Menembak Pistol

Hingga kini, tradisi tersebut tetap dijaga dan diwariskan secara turun-temurun sebagai identitas budaya masyarakat Leihitu, khususnya Desa Morella.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Maluku, Pangdam XV/Pattimura diwakili Kasdam XV/Pattimura, Kapolda Maluku diwakili Wakapolda Maluku unsur Forkopimda, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta masyarakat setempat yang antusias menyaksikan jalannya atraksi budaya yang penuh semangat dan nilai tradisi tersebut. (Pen)

Editor : D1N

Opini   

Jangan Bohongi Presiden RI

Oleh: HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy ADA pemandangan yang tidak biasa di Jakarta dalam beberapa pekan terakhir. Para pemimpin dunia seperti…