SIDOARJO, HNN.COM - Stadion Gelora Delta Sidoarjo (GDS) akan kembali jadi hiruk pikuk perputaran kompetisi Liga 1 musim 2025/2026 sebagai home base Persik Kediri.
Baca Juga: Popsivo Tumpul di Poin Krusial, Phonska Plus Menang Telak 3-0
Kepala Dinas Pemuda, Olahaga dan Pariwisata Sidoarjo, Yudhi Iriyanto mengatakan, pihaknya sebagai pengelola stadion sudah menerima permohonan resmi dari manajemen Persik Kediri untuk memakai Stadion Gelora Delta Sidoarjo (GDS) dalam menjamu lawan lawannya di kompetisi liga 1 musim 2025-2026.
"Kami selaku pengelola sudah menerima permohonan resmi secara tertulis dari perwakilan manajemen Persik. Tentu, kami dengan senang hati menerima dan berharap Persik bisa sukses di Liga 1 musim depan di Sidoarjo, " ujar Kadisporpar, Sidoarjo.
Dijelaskan Kadiporpar Yudhi, pihak manajamen Persik juga tidak keberatan dengan tarif sewa stadion GDS, dipastikan tarif sewa stadion sesuai dengan Perda nomor 1 th 2024.
"Harga sewa sesuai dengan Perda yang berlaku. Pihak Persik sudah sepakat, sehingga rekomendasi dikeluarkan, tentu semua itu telah dilaporkan kepada Bapak Bupati. Dan Beliau setuju, hal ini untuk peningkatan PAD serta mengoptimalkan penggunaan Stadion Gelora Delta yang telah memenuhi standart FIFA, " ujarnya.
Dari data yang didapatkan, untuk sekali pakai Persik harus merogoh koceknya sekitar Rp 45 juta. Ini belum termasuk biaya keamanan dan penyelanggaran pertandingan yang akan diurus sendiri oleh Panpel Persik. Selain itu, untuk membantu kelancaran jalannya pertandingan pihak persik juga akan menggunakan tenaga dari Sidoarjo.
Baca Juga: Dominasi Tanpa Cela,LavAni Masih Terlalu Tangguh, Jakarta Garuda Jaya Tak Berdaya
"Kami hanya mengelola stadion, perawatan, perbaikan dan lainnya. Kita sama-sama membantu, Persik perlu tempat sebagai homebase dan Pemerintah Sidoarjo butuh pemaksukan PAD. Untuk biaya perawatan stadion GDS juga tidak sedikit, " ucap Yudhi.
Ke depan, lanjut Yudhi, tidak menutup kemungkinan beberapa tim Liga 2 juga akan memakai stadion Gelira Delta Sidoarjo yang tahun lalu diresmikan Presiden Prabowo setelah mengelami renovasi sesuai standart FIFA.
"Ada beberapa tim Liga 1 maupun Liga 2 yang menjalin komunikasi dengan Dispospar, kala tidak salah ada dari PSBS Biak, Perseman Manokwari, Persrwar Waropen dan beberapa tim lain, tapi belum ada pengajuan surat resmi. Intinya, kami welcome kepada tim mana saja, " tandasnya.
Baca Juga: Peta Kekuatan Proliga 2026: Mengintip Peran UNESA sebagai "Dapur" Sport Science dan Talenta Nasional
Selain itu, Yudhi juga berharap tim-tim asal Sidoarjo juga bisa Kembali ke Liga 1 sebagai kasta kompetisi tertinggi di Indonesia. Di Sidoarjo sendiri, ada Deltras yang pernah menjadi penghuni Liga 1 dan Persida Sidoarjo di Liga 2.
"Dengan di gunakannya Stadion Gelora Delta Sidoarjo oleh Persik Kediri di Liga 1 bisa menular ke tim tim Sidoarjo. Mudah-mudahan ada tim Sidoarjo yang bisa kembali ke Liga 1 lagi. Saya juga berharap masyarakat Sidoarjo bisa membuat Persik betah dan seperti bermain di kandang sendiri, " harapnya.
Diketahui, manajemen Persik memang sudah berencana pindah kendang lantaran Stadion Brawijaya Kediri masih dalsm renovasi. Beberapa laga kandang Persik pada pada akhir musim sempat terganggu akibat lampu stadion padam dan gangguan lainnya.(M Fasichullisan)
Editor : Redaktur