Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Ungkap 36 Kasus Narkoba

avatar Harian Nasional News

Surabaya, HNN - Konferensi Pers Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya ungkap kasus narkoba., berlangsung di Halaman Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak. Senin, (07/09/2020).

Dari pantauan awak media, kegiatan ini dipimpin oleh Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setya Ningrum, S. Si. M.H., didampingi Kasat Resnarkoba AKP Moch. Yasin, S.H., dan PJU Polres Pelabuhan Tanjung Perak beserta Kapolsek Jajaran.

Baca Juga: Sontoh Laut Dihidupkan Kembali, 3.000 Mangrove Jadi Awal Wisata Hijau Asemrowo

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setya Ningrum, S. Si. M.H., menyampaikan hasil yang diungkap Sat Resnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak bersama jajaran Polsek, beberapa tersangka yang kedapatan melakukan peredaran dan penyalahgunaan Narkotika dengan jumlah 36 kasus.

"Dari pengungkapan tersebut, petugas mengamankan sebanyak 46 tersangka dengan rincian : 45 laki - laki dan 1 wanita," sambung Ganis.

Baca Juga: Nonok Hadi Santoso Simpan 29 Poket Sabu Divonis 7 Tahun Penjara

Lanjut, Ganis mengatakan, adapun katagori dari para tersangka terdiri dari, 17 pengguna dan 29 pengedar, petugas mengamankan barang bukti narkotika berupa : Shabu 8.533,84 gram, Extacy 2 butir dan Pil jenis dobel LL 50 butir.

Menurut Ganis, modus operandi para tersangka dinilai telah melawan hukum, memiliki, menawarkan untuk dijual dan menjual, membeli atau menjadi perantara serta menyimpan, menguasai, menyediakan Narkotika golongan I bukan tanaman, melainkan jenis Shabu yang diketahui dengan kemufakatan jahat.

Baca Juga: Terdakwa Sebut Narkoba Dari Aditya Tahanan Lapas Porong

Ditambahkannya, adapun pasal yang dapat disangkakan untuk para tersangka dengan Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 112 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (2) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman kutang lebih 20 tahun atau hukuman mati. (Hum/Kri/Red).

Editor : D1N

Opini   

Ketika Kepercayaan Mulai Retak

Oleh: Dr. Adi Suparto Di tengah riuh lalu lintas Jakarta, suara dari Bundaran HI pada 12 Juni terdengar lebih dari sekadar gema demonstrasi. Ia…