JAKARTA, HNN - Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) mendesak pemerintah, dalam hal ini Satuan Tugas (Satgas) Pangan, untuk mengawasi rantai distribusi kebutuhan bahan pokok (Bapok) di pasar tradisional di tengah pandemi virus Corona atau Covid-19 yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia. Hal tersebut menyusul adanya kenaikan sejumlah harga komoditi pertanian maupun perikanan, memasuki dua pekan bulan Ramadhan ini.
Ketua Umum APSSI Hasan Basri mengatakan, memasuki bulan Ramadhan permintaan akan kebutuhan bahan pokok selalu meningkat. Oleh karenanya, pemerintah harus bisa menjamin ketersediaan bahan pokok bagi para pelaku usaha mikro khususnya pedagang pasar tradisional, agar tidak ada lagi oknum yang melakukan penimbunan.
“Terlebih, di tengah pendemi virus Corona. Dampaknya sangat dirasakan. Selain sepi pembeli, pasokan dari distributor mengalami keterlambatan,” ujar Hasan, kepada HNN, Rabu (6/5/2020).
Hasan menuturkan, bahwa pelaku pasar dan UMKM saat ini dalam konsisi stagnan. Oleh karenanya, pemerintah diminta segera memberikan bantuan stimulus agar roda perekonomian di pasar kembali pulih.
“Meski saat ini sejumlah daerah memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), akan tetapi kebutuhan isi perut masyarakat harus tetap berjalan. Dan pasar merupakan penyuplai bahan pokok kepada warga. Bila pemerintah abai terhadap kehidupan pasar tradisional, maka sudah barang tentu ekonomi akan lumpuh,” ucap Hasan.
Namun demikian, kata Hasan, ada fenomena baru pada Ramadhan kali ini. Ada sebagian harga kebutuhan pokok cenderung stabil, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya.
“Seperti harga daging, ayam potong dan telur, yang biasanya pada Ramadhan sebelumnya mengalami kenaikan harga cukup signifikan, akan tatapi pada Ramadhan kali ini cenderung stabil,” tutur Hasan.
Hasan juga mengimbau kepada anggota APPSI tetap tenang dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini. Para pedagang agar selalu mengikuti standar protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah.
Pihaknya meminta kepada seluruh anggota selalu menjaga kesehatan di tengah kesulitan perokonomian nasional akibat pandmi Corona ini.
“Selalu memakai masker, kemudian hindari kerumunan di pasar. Bila melakukan transaksi upayakan selalu menjaga jarak dan jangan lupa cuci tangan. Karena penularan virus Corona itu sangat cepat,” imbau Hasan. (Dar)
Editor : Adji