SMKN 2 Probolinggo Ciptakan Alat Pembasmi Hama Berbasis Solar Cell, Kadindik Jatim Beri Apresiasi

PROBOLINGGO, HNN – Kreativitas dan inovasi warga sekolah kembali ditunjukkan oleh SMK Negeri 2 Probolinggo, Jawa Timur. Melalui pengembangan teknologi tepat guna, guru dan siswa sekolah tersebut berhasil memodifikasi alat pengusir sekaligus pembasmi hama pertanian berbasis tenaga surya atau solar cell.

Inovasi tersebut menarik perhatian Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, saat melakukan peninjauan Kebun SIKAP SMKN 2 Probolinggo, Selasa (3/11/2026).

Baca Juga: Tanam 100 Pohon di SMKN 4 Probolinggo, Khofifah Dorong Program SIKAP Jadi Gerakan Peduli Lingkungan

Dalam kunjungan tersebut, Aries mengamati secara langsung perangkat pengendali hama yang memanfaatkan energi matahari sebagai sumber tenaga. Alat tersebut merupakan hasil kreativitas dan kolaborasi guru bersama siswa SMKN 2 Probolinggo dalam mengembangkan teknologi yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan pertanian.

Keberadaan alat ini menjadi salah satu bukti bahwa lingkungan sekolah, khususnya pendidikan vokasi, memiliki potensi besar dalam melahirkan inovasi yang tidak hanya berorientasi pada pembelajaran di kelas, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Aries Agung Paewai mengapresiasi kreativitas warga SMKN 2 Probolinggo yang mampu mengembangkan gagasan sederhana menjadi sebuah produk teknologi terapan. Menurutnya, inovasi tersebut menunjukkan bahwa peserta didik memiliki kesempatan luas untuk mengembangkan kompetensi melalui praktik, eksperimen, dan pemecahan persoalan di lingkungan sekitar.

"Saya sangat mengapresiasi kreativitas dan inovasi yang dilakukan guru serta siswa SMKN 2 Probolinggo. Ini menjadi bukti bahwa sekolah vokasi mampu melahirkan karya nyata melalui pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi. Apalagi, inovasi ini memanfaatkan energi matahari sebagai sumber tenaga sehingga memiliki nilai tambah dalam penerapannya," ujar Aries.

Ia menilai, pengembangan teknologi tepat guna seperti alat pengendali hama tersebut perlu terus didorong di lingkungan pendidikan. Sekolah tidak cukup hanya membekali siswa dengan pengetahuan teoritis, tetapi juga harus memberikan ruang bagi mereka untuk menghasilkan karya yang menjawab kebutuhan di tengah masyarakat.

Menurut Aries, pendidikan vokasi memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi muda yang kompeten, kreatif, inovatif, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Karena itu, pembelajaran berbasis proyek dan praktik langsung perlu diperkuat agar siswa terbiasa mengembangkan solusi atas berbagai persoalan.

Inovasi alat pembasmi hama berbasis solar cell tersebut juga memperlihatkan bagaimana pemanfaatan energi terbarukan dapat diperkenalkan melalui kegiatan pembelajaran di sekolah. Energi matahari yang tersedia di lingkungan sekitar dapat dimanfaatkan sebagai alternatif sumber daya untuk mengoperasikan perangkat teknologi.

Selain memperkenalkan pemanfaatan energi alternatif, pengembangan alat tersebut memberikan pengalaman kepada siswa untuk memahami proses perancangan, modifikasi, hingga penerapan teknologi dalam bidang pertanian.

Baca Juga: Khofifah Dorong Sekolah Jadi Pusat Ketahanan Pangan, Siswa Probolinggo Hasilkan Produk Inovatif

Melalui Kebun SIKAP, SMKN 2 Probolinggo juga memiliki ruang pembelajaran kontekstual yang memungkinkan siswa mengenal lebih dekat praktik budidaya tanaman dan berbagai tantangan yang dihadapi dalam kegiatan pertanian.

Salah satu persoalan yang kerap dihadapi petani adalah serangan organisme pengganggu tanaman (OPT). Keberadaan hama dapat memengaruhi pertumbuhan tanaman hingga menurunkan kualitas dan hasil produksi pertanian. Karena itu, diperlukan berbagai upaya pengendalian yang efektif dan dapat disesuaikan dengan kondisi lingkungan.

Pengembangan perangkat pengusir dan pembasmi hama tersebut menjadi salah satu upaya kreatif untuk menjawab tantangan tersebut melalui pendekatan teknologi. Pemanfaatan tenaga surya juga membuka peluang pengembangan perangkat yang lebih mandiri dari sisi sumber energi.

Meski demikian, efektivitas alat, daya jangkau, serta jenis hama yang dapat dikendalikan tentu perlu terus diuji dan dikembangkan agar manfaatnya semakin optimal ketika diterapkan dalam skala lebih luas.

Aries berharap kreativitas seperti yang ditunjukkan SMKN 2 Probolinggo dapat menjadi inspirasi bagi satuan pendidikan lainnya di Jawa Timur. Setiap sekolah, khususnya SMK, diharapkan mampu mengembangkan potensi dan keunggulan masing-masing melalui inovasi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja maupun masyarakat.

Baca Juga: Aries Agung Paewai Hadiri Peresmian SMPM 15 dan Sport Center PCM Kenjeran

Ia juga mendorong agar hasil karya siswa tidak berhenti sebagai proyek pembelajaran semata. Dengan pendampingan guru, pengembangan berkelanjutan, serta dukungan berbagai pihak, inovasi sekolah berpeluang ditingkatkan menjadi produk yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.

"Anak-anak harus diberikan ruang untuk berkreasi dan berinovasi. Ketika mereka mampu menghasilkan karya yang bermanfaat, itulah salah satu keberhasilan pendidikan. Kita ingin lulusan SMK tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu menciptakan solusi, bahkan membuka peluang usaha melalui kompetensi yang dimiliki," tambahnya.

Inovasi SMKN 2 Probolinggo ini sekaligus mempertegas pentingnya penguatan pendidikan vokasi di Jawa Timur. Sekolah diharapkan menjadi tempat lahirnya sumber daya manusia unggul yang mampu mengintegrasikan keterampilan, kreativitas, dan penguasaan teknologi.

Melalui pengembangan karya berbasis kebutuhan nyata, pendidikan tidak hanya menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi akademik dan keterampilan teknis, tetapi juga generasi muda yang mampu memberikan kontribusi bagi kemajuan sektor pertanian dan pembangunan daerah.

Editor : D1N

Esai   

Penyadapan Presiden Prabowo: Aroma Makar dari Lingkar Kekuasaan?

Ada sesuatu yang jauh lebih mengerikan daripada musuh yang secara terbuka menentang kekuasaan. Yakni ketika ancaman justru diduga lahir dari orang-orang yang pernah dipercaya menjaga keamanan negara, memahami rahasia pemerintahan, dan memiliki akses…