SURABAYA, HNN - Bulan suci Ramadhan 1447 H menjadi momentum istimewa bagi Gribin Volleyball Club Surabaya. Klub yang bermarkas di kawasan Surabaya Barat ini tidak hanya fokus mengasah fisik dan teknik di lapangan, tetapi juga menyeimbangkannya dengan penguatan karakter melalui aksi kepedulian sosial.
Membangun Karakter di Luar Lapangan
Sekitar 180 pemain binaan Gribin diajak keluar dari zona nyaman rutinitas lapangan. Di bawah arahan manajemen, para atlet muda ini terjun langsung ke masyarakat untuk membagikan takjil dan paket sembako gratis. Aksi sosial ini menyasar warga di lingkungan sekitar tempat latihan mereka, tepatnya di kawasan RT 07 RW 13, Kelurahan Babat Jerawat, Kecamatan Pakal, Surabaya.
Baca Juga: Gresik Phonska Permalukan Juara Bertahan Jakarta Pertamina Enduro 3-1
"Kami ingin atlet Gribin tidak hanya jago smash atau block, tapi juga punya hati yang peka. Empati adalah fondasi mental juara. Saat mereka berbagi langsung dengan tetangga di sekitar tempat latihan (RT 07 RW 13), mereka belajar menghargai proses dan sesama," ujar Avon, Ketua PBV Gribin Volleyball Club, di sela-sela gim internal (14/03/2026).
Latihan Fleksibel dan Kompetisi Internal
Menyesuaikan kondisi fisik selama berpuasa, tim pelatih menerapkan jadwal latihan yang dinamis. Latihan rutin tetap digelar setiap hari, namun waktu pelaksanaannya dibuat bervariasi sesuai situasi dan kondisi (sikon). Untuk menjaga efektivitas, porsi latihan dibagi secara spesifik per kelompok umur.
Agar performa tidak kendor, manajemen menggelar kompetisi internal bagi seluruh jenjang usia, mulai dari Kelompok Umur (KU) 9, 10, 11 tahun, hingga kategori remaja 17-18 tahun. Langkah ini terbukti ampuh mengusir kejenuhan yang kerap muncul saat berlatih di bulan puasa.
Baca Juga: Sejarah Baru Voli Nasional, Proliga 2026 Dimulai dari Pontianak dengan Format Kompetisi Inovatif
Dengan format kompetisi, para pemain tetap terpacu memberikan kemampuan terbaiknya meski sedang menunaikan ibadah puasa.
Sinergi Orang Tua dan Manajemen
Keunikan program Ramadhan kali ini juga terlihat dari keterlibatan aktif orang tua wali murid. Gribin menggelar sesi evaluasi bersama untuk membedah perkembangan tiap pemain secara mendalam. Forum ini menjadi ruang bagi orang tua untuk memberikan masukan sekaligus memahami peta jalan pembinaan anak-anak mereka.
Ibu Maya, salah satu wali murid, mengaku sangat terkesan.
Baca Juga: Tim Voli Putra Indonesia Menantang Thailand di Final SEA Games 2025
"Saya bangga anak saya tidak hanya diajari voli, tapi juga diajak turun ke jalan berbagi sembako di sekitar Babat Jerawat. Diskusi evaluasi dengan manajemen juga sangat membantu kami memantau progres anak dari rumah," ungkapnya.
Melalui perpaduan latihan teknik yang disiplin, pengasahan empati sosial, dan sinergi dengan orang tua, Gribin Volleyball Club Surabaya membuktikan bahwa Ramadhan adalah waktu terbaik untuk mencetak atlet yang tangguh secara fisik dan mulia secara budi pekerti.( M Fasichullisan)
Editor : Redaktur