SURABAYA, HNN - Dalam suasana Ramadan yang penuh kebersamaan, Hotel Sahid Surabaya mengundang puluhan jurnalis untuk berbuka puasa bersama, Selasa (3/3/2026). Mengusung tema “Harmony”, acara ini bertujuan membangun sinergi berkelanjutan antara hotel dan insan pers di tengah pesatnya perkembangan era digital.
General Manager Hotel Sahid Surabaya, Budi Setiawan, menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini bertujuan untuk membangun dan menjaga hubungan baik antara hotel dengan media.
“Ramadan adalah momen yang tepat untuk mempererat kebersamaan. Dengan adanya buka bersama ini, kami ingin merangkul semua pihak agar dapat merasakan keindahan bulan suci Ramadan. Kalau kita kumpul bersama, tentu suasananya selalu indah,” ujar Budi Setiawan.
Menurutnya, kemitraan dengan media dinilai sangat penting di era digitalisasi saat ini. Media memiliki peran strategis dalam membangun citra dan menyebarluaskan informasi kepada masyarakat luas.
“Media itu cukup menantang, dan di zaman sekarang digitalisasi berkembang sangat pesat. Karena itu, kami memandang media sebagai mitra penting dalam mendukung branding hotel,” tambahnya.
Kegiatan silaturahmi dengan jurnalis sejatinya telah dilakukan sejak 2023. Pada tahun tersebut, manajemen menggelar gathering yang mengundang travel agent dan media. Kemudian pada 2024, hotel mengadakan kegiatan donor darah. Tahun ini, cakupan undangan diperluas melalui acara buka puasa bersama dengan melibatkan lebih banyak insan pers.
“Sejak 2023 kami sudah menjalin kerja sama dengan jurnalis. Tahun-tahun sebelumnya undangannya masih terbatas, tapi tahun ini kami perluas,” jelasnya.
Mengusung tema “Harmony” atau kebersamaan, acara Ramadan tahun ini diharapkan menjadi wadah untuk mempererat hubungan lintas sektor, termasuk media, travel offline, hingga mitra catering dan para PIC yang selama ini bekerja sama dengan hotel. Setiap hari selama Ramadan, hotel menargetkan kehadiran minimal lima jurnalis dalam rangkaian kegiatan buka bersama tersebut.
Selain buka puasa bersama, manajemen juga menyiapkan agenda lanjutan berupa kerja sama media pada pekan berikutnya. Dalam waktu dekat, hotel juga akan membuka pameran lukisan yang dapat diikuti para tamu.
Untuk menu Ramadan, hotel menghadirkan sajian unggulan bertema Mediterranean. Sementara pada bulan berikutnya, dalam rangka halal bihalal, hotel akan menyajikan aneka menu opor, mulai dari opor Makassar, opor Jawa, hingga berbagai variasi opor lainnya.
Terkait dampak kegiatan terhadap okupansi hotel, Budi Setiawan mengakui bahwa hasilnya tidak dapat dirasakan secara instan.
“Penjualan dan marketing itu proses. Tidak bisa hari ini promosi lalu langsung terlihat hasilnya. Namun dengan branding yang lebih luas melalui media, kami berharap dampaknya bisa semakin cepat dirasakan,” ungkapnya.
Respons dari para jurnalis pun dinilai positif. Menurut manajemen, wartawan menyambut baik undangan silaturahmi tersebut, meski tetap menjaga etika profesi.
“Reaksi para wartawan tentu senang jika diajak berkumpul bersama. Namun mereka tetap menjaga etika jurnalistik. Harapannya, kerja sama ini bisa terjalin rutin dan berkelanjutan,” katanya.
Ke depan, manajemen berharap hubungan yang telah terjalin dengan insan pers dapat terus berkesinambungan dan memberikan dampak positif terhadap citra hotel di mata masyarakat.
“Kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut sehingga membuahkan hasil untuk branding dan semakin dikenal masyarakat luas,” pungkas Budi Setiawan.
(Rizal, Nur, Intan, Rita, Nitya)
Editor : Redaktur