Dosen Pembina Kemahasiswaan FISIPOL UNESA Gelar PKM Penguatan Karakter Siswa Lewat Konten Digital

SURURABAYA-HNN: Sebanyak 50 guru dan siswa SMK Lab-School Universitas Negeri Surabaya (UNESA) mengikuti kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Optimasi Konten Digital untuk Penguatan Karakter Siswa Berbasis Living Values Education Menuju Penciptaan Sekolah Berkarakter.”

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Tim Dosen Pembina Kemahasiswaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UNESA dan bertujuan untuk memperkuat karakter siswa dalam menghadapi tantangan zaman digital yang kian kompleks dengan optimasi konten digital.

Baca Juga: Di Era Digital, Pendidikan Karakter Jadi Taruhan Masa Depan Bangsa

Kegiatan ini menjadi respon nyata atas berbagai persoalan mendesak yang dihadapi peserta didik, seperti kekerasan, bullying, kesehatan mental dan fisik, adiksi gawai, pornografi, judi daring, hingga penyalahgunaan narkoba.

Ketua Tim PKM, Rianda Usmi, M.Pd, menyatakan bahwa penguatan karakter siswa saat ini harus ditopang dengan pendekatan inovatif dan kontekstual.

“Melalui optimasi konten digital, siswa bukan hanya diajak cakap teknologi, tetapi juga dibimbing agar dapat menginternalisasi nilai-nilai karakter mulia dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Rianda Usmi.

Lebih lanjut, Rianda menjelaskan bahwa kegiatan ini berlandaskan pada semangat kebijakan nasional, yakni Surat Edaran Bersama Menteri Pendidikan, Menteri Dalam Negeri, dan Menteri Agama Nomor 1 Tahun 2025 tentang Penguatan Pendidikan Karakter melalui Pembiasaan.

Menurutnya, sekolah perlu memadukan literasi digital dengan nilai-nilai kehidupan agar mampu membentengi siswa dari gempuran budaya digital yang destruktif.
Kegiatan ini mendapat apresiasi tinggi dari Dra. Heni Inawati, M.Pd., selaku Pengawas Sekolah dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Cabang Surabaya.

Baca Juga: Aries Agung Paewai Pimpin Sertijab Kepala SMAN 5 Taruna Brawijaya, Perkuat Pendidikan Berkarakter

Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya guru-guru menguasai teknologi informasi (TI) dan kecerdasan buatan (AI). “Penguasaan TI dan AI bukan lagi pilihan, tapi kebutuhan mutlak di era digital. Kegiatan seperti ini sangat strategis agar SMK Lab-School UNESA bisa menjadi role model sekolah digital yang mampu menghasilkan konten edukatif berbasis AI,” tegasnya.

Kepala SMK Lab-School UNESA, Adhadi Santoso, M.Pd., menyambut baik kehadiran tim dosen FISIPOL UNESA dan menyatakan komitmennya untuk terus menjalin kolaborasi dalam membina karakter siswa.

“Kami percaya bahwa karakter siswa tidak hanya dibangun di ruang kelas, tetapi juga melalui pembiasaan yang berkelanjutan dalam ekosistem digital yang sehat dan bernilai,” ujarnya.

Baca Juga: Kadindik Jatim Siapkan Langkah Antisipatif Cegah Paparan Ideologi Kekerasan pada Peserta Didik

Tim PKM yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri atas Puspita Sari Sukardani, S.T., M.Med.Kom, Oni Dwi Arianto, S.S., M.I.Kom., Febriandita Tedjomurti, M.Sosio., dan Dr. Fahmi Fahrudin Fadirubun, M.Pd., bersama dua aktivis mahasiswa FISIPOL yaitu Ulul Albab Annury (Ketua DPM FISIPOL 2025) dan Anissa Dwi Khasanah dari BEM UNESA.

Program ini tidak hanya menjadi bentuk kontribusi perguruan tinggi kepada masyarakat, namun juga menjadi fondasi penting dalam mencetak generasi emas 2045.

Diharapkan melalui kegiatan ini, siswa Lab-School UNESA dapat tumbuh menjadi pribadi yang memiliki karakter-karakter bangsa, seperti religius, bermoral, sehat, cerdas dan kreatif, kerja keras, disiplin dan tertib, mandiri, serta bermanfaat untuk menyonsong Indonesia Emas dengan SDM unggul.( Mochammad Fasichullisan)

Editor : Redaktur