Ketua DPD RI LaNyall Beri Dukungan Moral Petugas SAR

avatar Harian Nasional News

PULAU LAKI, HNN - Sebagai bentuk dukungan moral kepada para petugas Search and Rescue (SAR) di bawah komando Basarnas, Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mengajak sejumlah Senator untuk melihat secara langsung proses pencarian dan evakuasi korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di sekitar perairan Pulau Laki dan Pulau Lancang.

LaNyalla sengaja menyewa speed boat untuk melihat dan memberi dukungan moral kepada para petugas SAR gabungan dari unsur TNI-Polri dan Basarnas yang sedang berjibaku di perairan Kepulauan Seribu tersebut.

Baca Juga: LaNyalla Hadiri Rakernas KONI 2026, Bahas Strategi Olahraga Nasional dan Tuan Rumah PON 2032

“Kami sengaja hanya melihat saja dari jarak yang tidak mengganggu proses SAR, sebagai ungkapan empati dan dukungan. Sengaja kami tidak menghampiri, karena hal tersebut akan mengganggu proses pencarian dan evakuasi yang membutuhkan konsentrasi dan kecepatan waktu,” ungkap LaNyalla, Minggu (10/1/2021). Minggu pagi tadi,

LaNyalla didampingi Senator asal DKI Jakarta, Sylviana Murni, Habib Ali Alwi dan TB Ali Ridho (Banten), Ahmad Bastian dan Bustami Zainudin (Lampung) Asep Hidayat dan Eni Sumarni (Jawa Barat), Bambang Sutrisno (Jawa Tengah) dan Bambang Santoso (Bali).

Baca Juga: Ferina Pimpin Muaythai Kalsel, Ketum PBMI LaNyalla Warning Atlet, Pelatih Jangan Ikut PBMI Ilegal

“Tadi kami sebelum ke lokasi, telah ijin kepada Bupati Kepulauan Seribu Pak Junaedi, sebagai pemegang otoritas wilayah. Kami sampaikan bahwa kedatangan kami sebagai bentuk dukungan moral kepada para petugas SAR yang sedang bekerja keras,” imbuh LaNyalla.

Ia pun tak lupa mengucapkan terima kasih kepada seluruh yang terlibat dalam proses SAR, baik aparat dari unsur TNI dan Polri maupun Sipil.

Baca Juga: LaNyalla Warning Pemprov Jatim, Raperda Olahraga Jangan Langgar UU, KONI Bukan Bawahan Dispora

Dari pantauan di lokasi, selain sejumlah KRI milik TNI Angkatan Laut, tampak pula kapal patroli KPLP Kelas 1 Tanjung Priok dan Kapal Basarnas serta sejumlah helikopter. Beberapa kapal karet yang diisi sejumlah prajurit Kopaska dan Marinir TNI AL juga tampak menyusur di lokasi yang diduga sebagai koordinat jatuhnya pesawat dengan rute Jakarta-Pontianak tersebut. (*)

Editor : D1N