Ketua DPD RI: Pemberian Gelar Adat Merupakan Sebuah Kehormatan

avatar Harian Nasional News

WAY KANAN, HNN - Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mendapat gelar adat Marga Way Kanan. LaNyalla menyebut pemberian Adok itu merupakan sebuah kehormatan.

Pemberian gelar adat atau Adok digelar di Komplek Perkantoran Pemda Ramik Ragom, Kabupaten Way Kanan, Lampung, Kamis (12/11/2020).

Baca Juga: LaNyalla: MBG Bukan Sekadar Piring Makan, tapi “Piring Peluang” bagi Ekonomi Daerah

LaNyalla mendapat gelar Raja Utusan Mangku Negara. Penganugerahan Puakhe Penyeimbang Marga Kehormatan Buay Pemuka Pengiran Udik kepada LaNyalla disahkan oleh Majelis Penyeimbang Adat Lampung Kabupaten Way Kanan yang merupakan Pangiran Susunan Marga, Ir H Bustam Hadori.

Sejumlah perwakilan marga turut menyaksikan. Ketua DPD mengikuti prosesi pemberian gelar adat dengan diberikan kopiah dan sarung atau songket dari Buay pemuka pengiran udik. LaNyalla juga mendapat piagam pemberian adok.

Adok sendiri merupakan sebutan untuk gelar kebangsawanan di Lampung. Ketua DPD merasa mendapat kehormatan atas pemberian gelar adat itu.

Baca Juga: LaNyalla Minta Rakyat Percayakan Upaya Presiden Prabowo Soal Board of Peace

“Saya merasa sangat terhormat atas pemberian gelar adat ini,” ujar LaNyalla di sela kunjungan kerja di Lampung.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Buay pemuka pengiran udik atas pemberian Adok untuk saya. Juga kepada jajaran Provinsi Lampung dan Pemkab Way Kanan," kata senator dari dapil Jawa Timur tersebut.

Tak hanya itu, LaNyalla juga menguncapkan rasa terima kasihnya untuk warga.

Baca Juga: LaNyalla Soroti Tumpahan CPO yang Ancam Kelestarian Pulau Oksigen Gili Iyang

“Saya juga berterima kasih kepada warga Lampung, khususnya masyarakat Way Kanan. Semoga gelar adat yang diberikan kepada saya bisa bermanfaat,” tutur LaNyalla.

Sejumlah senator ikut mendampingi LaNyalla dalam kunjungan kerjanya di Provinsi Lampung. Mereka adalah Ketua Komite I DPD RI Fahrul Razi, Ketua Kelompok DPD RI di MPR RI Ahmad Bastian, Wakil Ketua Komite II DPD RI Bustami Zainudin, Senator asal Lampung Jihan Nurlela, dan Senator asal Sumatera Selatan Jialyka Maharani. (*)

Editor : Redaktur