SURABAYA, HNN - Harian Nasional News (HNN) bersama jaringan media dalam grupnya akan memperingati milad ke-10 pada Sabtu, 26 September 2026, di Aula Gedung PWI Jawa Timur, Surabaya. Mengusung tema “10 tahun mengawal informasi bangsa: berintegritas, independen, dan menginspirasi”, kegiatan tersebut akan menghadirkan Ustadz Hasan Basri Fuk sebagai pengisi tausiah.
Selama satu dekade, HNN bersama grup medianya terus mengembangkan jaringan pemberitaan dengan menghadirkan informasi dari berbagai bidang, mulai dari nasional, daerah, sosial, pemerintahan, ekonomi, hukum, olahraga hingga kemasyarakatan.
Baca juga: Silaturahmi Akbar Surabaya: Bumi Sriwijaya Kukuhkan Prof. Abdul Hamid sebagai Ketua Umum
Jaringan media dalam grup HNN antara lain hariannasionalnews.com, harnasnews.com, lenzanasional.com, lintasnetworkmedia.com, lintassurabaya.com, indonesiapers.com, harianindonesianews.com, abadinews.id, ikisuroboyo.com, dan jatimsport.com. Kehadiran jaringan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan informasi kepada masyarakat.
Ustadz Hasan Basri Fuk, yang juga dikenal dengan nama Liem Fuk Shan, merupakan tokoh Muslim Tionghoa yang aktif dalam dakwah, sosial dan kemasyarakatan. Ia memiliki perjalanan organisasi yang cukup panjang, antara lain pernah aktif di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Pemuda PITI Surabaya, Pemuda Islam Indonesia (PII) dan IPNU.
Selain aktivitas organisasi, Hasan Basri juga dikenal aktif dalam kegiatan Masjid Muhammad Cheng Hoo Surabaya dan Yayasan Haji Muhammad Cheng Hoo Indonesia (YHMCHI). Dalam perkembangan terakhir, ia diberitakan sebagai Ketua Pelaksana Harian YHMCHI serta Ketua Umum LAZ YHMCHI.
Dari sisi pendidikan, Hasan Basri Fuk merupakan alumni Pondok Pesantren Wali Songo Ngabar. Ia kemudian menempuh pendidikan di Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Ampel Surabaya, Program Studi Ilmu Komunikasi, dan menyelesaikan pendidikan pada 2016.
Latar belakang organisasi, dakwah dan ilmu komunikasi tersebut dinilai memiliki keterkaitan erat dengan tema Milad ke-10 HNN, khususnya mengenai pentingnya integritas, independensi dan tanggung jawab dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Pemimpin Redaksi Harian Nasional News, Nurdin Longgari, mengatakan kehadiran Hasan Basri Fuk diharapkan dapat memberikan pesan yang relevan bagi insan pers di tengah derasnya arus informasi digital.
Baca juga: Ketua HIPMI Jatim Dukung Ade Jona Prasetyo sebagai Calon Ketua Umum HIPMI 2026–2029
“Beliau memiliki perjalanan panjang, mulai dari organisasi kemahasiswaan, organisasi kepemudaan, organisasi keagamaan hingga aktivitas dakwah dan sosial. Ditambah latar belakang pendidikan Ilmu Komunikasi, tentu sangat relevan dengan tema HNN dalam mengawal informasi bangsa,” ujar Nurdin.
Menurut Nurdin, dunia dakwah dan jurnalistik memiliki titik temu dalam hal amanah menyampaikan pesan kepada masyarakat.
“Sejak zaman Rasulullah SAW sudah dikenal tradisi kepenulisan. Ada sahabat yang dipercaya menulis wahyu dan surat-surat Rasulullah. Ini menunjukkan bahwa tulisan adalah amanah. Dalam konteks jurnalistik modern, wartawan juga memiliki tanggung jawab menyampaikan informasi berdasarkan fakta, bukan menyebarkan berita hoaks,” tegasnya.
Nurdin menilai prinsip tabayyun, sebagaimana pesan dalam Al-Qur’an, sangat relevan dengan pekerjaan jurnalistik saat ini. Setiap informasi perlu diperiksa dan diverifikasi sebelum disampaikan kepada publik.
Baca juga: ALFI dan Organda Jatim Mohon Pembatasan Angleb 2026 Diperpendek
“Kecepatan informasi tidak boleh mengalahkan kebenaran. Pers harus tetap independen, berintegritas, melakukan verifikasi dan memberikan ruang yang proporsional kepada pihak-pihak yang diberitakan,” katanya.
Ia berharap Milad ke-10 HNN bersama seluruh jaringan medianya tidak hanya menjadi perayaan perjalanan satu dekade, tetapi juga menjadi momentum memperkuat komitmen profesionalisme jurnalistik.
“Sepuluh tahun HNN bersama grup media adalah perjalanan untuk terus mengawal informasi bangsa. Kami ingin seluruh jaringan HNN tetap berintegritas, independen dan menginspirasi. Bersama menguatkan pers untuk Indonesia yang lebih baik,” pungkas Nurdin.
Kehadiran Ustadz Hasan Basri Fuk dalam Milad ke-10 HNN diharapkan memberikan penguatan nilai keagamaan sekaligus refleksi bagi insan pers mengenai pentingnya amanah, kejujuran dan tanggung jawab dalam setiap informasi yang disampaikan kepada masyarakat. (red)
Editor : D1N