Surabaya, HNN - Aksi tawuran yang terjadi di kawasan Sidotopo Surabaya. Berhasil digagalkan dan dibubarkan oleh anggota Satshabara Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.pada hari Rabu dini hari, 15 April 2020.
Dalam pernyataannya. Wakapolres Kompol Ahmad Faisol Amir, S.I.K, M.Si mengatakan, pihaknya telah berhasil mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam aksi tawuran.
“Saat itu anggota Raimas melakukan patroli rutin ke arah Suramadu. Kegiatan seperti ini memang biasa kami lakukan setiap malam sampai dini hari untuk menjaga keamanan wilayah,” terang Faisol kepada media ini, Jum'at (17/04/2020).
Masih kata Faisol, Apalagi sejak ada wabah virus corona ini, pihaknya semakin intensif dengan melaksanakan kegiatan patroli, termasuk membubarkan tempat yang sering digunakan untuk berkerumunan.
“Termasuk jika ada orang kumpul- kumpul di warung kopi (Warkop) atau cafe- cafe juga kami himbau untuk pulang. Bukan hanya untuk mencegah kerumunan massa, tapi juga dalam rangka menekan penyebaran virus corona yang semakin melebar,” ungkapnya.
Lanjut, Faisol menjelaskan dari patroli yang dilakukan oleh anggota polres Tanjung Perak di Jalan Kenjeran, tepatnya di SPBU Kapasan terdapat ada segerombolan orang yang membawa barang seperti petasan dan kayu. Saat itu segerombolan orang tersebut Sempat terjadi kejar-kejaran oleh petugas, akan tetapi dari mereka itu akhirnya petugas yang mengejarnya dapat mengamankan dua orang.
“Benar mas, kami mengamankan dua orang geng, Mereka diamankan karena kedapatan membawa barang yang diduga untuk tawuran besar- besaran. Ketika dilakuakan pemeriksaan, mereka mengaku memang sedang melakukan tawuran untuk menyerbu geng lain yang ada di wilayah tersebut,” jelasnya.
Setelah mengamankan dua orang tersebut, tim kembali melanjutkan patroli dan menemukan sekelompok orang yang bergerombol di rel kereta api Jalan Kenjeran. Saat itu dilakukan upaya pembubaran. Namun, beberapa dari orang tersebut berusaha melakukan perlawanan, sehingga dilakukan dengan memberikan efek kejut secara terukur menggunakan stunt gun.
“Saat itu diantara segerombolan massa ada seseorang warga berinisial MU (23), warga Jalan Donorejo yang terkena efek kejut dan Alhamdulillah personil kami ikut membantu membawa ke rumah sakit Suwandi dan selanjutnya dijemput oleh keluarganya,” tambah dia.
Sementara dari dua orang yang diamankan itu sudah kami kembalikan ke orangtuanya masing-masing.
“Perlu kami tambahkan bahwasanya pembubaran yang kami lakukan ini ada kaitannya dengan aksi balasan pada enam anggota geng yang kami amankan sebelumnya,”pungkasnya perwira dengan 1 melati dipundaknya. @pen
Editor : Redaktur