Cek Kesehatan Atlet, KONI Jatim Siapkan Diri Menuju PON XXII 2028

SURABAYA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur menggelar tes kesehatan bagi para pelatih dan atlet Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) proyeksi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2028 NTT–NTB.

Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung KONI Jatim, Surabaya, mulai 5 Agustus 2025.

Baca Juga: Bukan Sekadar Survei Venue, Koni Jatim Bersama Pemkot Surabaya Bangun Ekosistem Porprov X Jatim 2027

Sebanyak 289 peserta mengikuti pemeriksaan ini, terdiri dari 61 pelatih dan 228 atlet. Mereka menjalani rangkaian tes yang mencakup pemeriksaan darah lengkap, rekam jantung (EKG), pengecekan tekanan darah, serta pengukuran tinggi dan berat badan.

Ketua KONI Jatim, Muhammad Nabil, menyampaikan bahwa tes kesehatan merupakan tahap awal penting untuk memastikan kesiapan fisik sebelum para peserta mengikuti program latihan intensif Puslatda.

“Tes ini memang tahap formal, tetapi sangat penting untuk mengukur kondisi kesehatan para atlet dan pelatih. Kami akan menerima laporan resmi hasil laboratorium, lalu mengonfirmasikannya kepada yang bersangkutan. Tujuan utamanya adalah memastikan semua dalam kondisi sehat sebelum menjalani program latihan,” ujar Nabil.

Baca Juga: KONI Jatim Turun Survei Venue, Surabaya Matangkan Persiapan Tuan Rumah Porprov X 2027

Hasil pemeriksaan ini juga menjadi acuan bagi penyusunan program latihan yang sesuai, sehingga tidak membebani fisik para atlet. Selain itu, hasil tes dapat menjadi panduan bagi atlet terkait asupan makanan, minuman, maupun obat-obatan yang aman dikonsumsi.

Nabil menegaskan, hasil tes kesehatan dapat memengaruhi komposisi atlet Puslatda.

Baca Juga: UNESA Jadi Andalan Venue Porprov X Jatim 2027, Ini Alasan KONI Jatim

“Sangat memengaruhi, karena jika ada indikasi gangguan pada salah satu organ, kami akan berkoordinasi dengan pelatih. Apakah atlet tersebut sedang menjalani pemulihan atau memang tidak memungkinkan untuk melanjutkan, itu harus disampaikan. Jika kondisinya membaik, maka beban latihan akan disesuaikan, baik durasi maupun intensitasnya. Kami tidak boleh melatih tanpa mengetahui kondisi sebenarnya,” tegasnya.

KONI Jatim berkomitmen melaksanakan tes kesehatan ini secara rutin setiap tahun untuk menjaga performa optimal para atlet dan pelatih, sekaligus memastikan kesiapan mereka menyongsong PON XXII 2028 di NTT–NTB. (d43n9) 

Editor : D1N

Esai   

Penyadapan Presiden Prabowo: Aroma Makar dari Lingkar Kekuasaan?

Ada sesuatu yang jauh lebih mengerikan daripada musuh yang secara terbuka menentang kekuasaan. Yakni ketika ancaman justru diduga lahir dari orang-orang yang pernah dipercaya menjaga keamanan negara, memahami rahasia pemerintahan, dan memiliki akses…