Arisan Keluarga Kendari Mepokoaso di Surabaya, Perkuat Silaturahmi dan Kenalkan Sinonggi

Surabaya, HNN – Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai pertemuan Arisan Keluarga Kendari Mepokoaso yang digelar di kebun pinggir Sungai Brantas, Surabaya, belum lama ini. Acara yang berlangsung lesehan di bawah rindangnya pepohonan tersebut diprakarsai oleh Zainal Abidin Balano, salah satu sesepuh Suku Tolaki di Surabaya, Jawa Timur.

Dalam kesempatan ini, Zainal tidak hanya mengundang anggota arisan keluarga, tetapi juga mengajak beberapa kelompok arisan lain yang ada di Surabaya, serta teman-teman pengurus Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Jawa Timur dari bidang Ekonomi Kreatif lintas suku. Turut hadir pula Ketua FPK Jawa Timur R. H. Mohammad Ali Zaini bersama sejumlah pengurus.

Menurut Zainal, tujuan utama kegiatan ini adalah menjaga kerukunan dan silaturahmi sesama perantau Suku Tolaki, sekaligus memberikan informasi kepada masyarakat Kendari di Jawa Timur terkait keterwakilan Suku Tolaki dalam FPK sebagai wadah berbagai suku di provinsi ini.

“Selain menjalin persaudaraan, kami ingin masyarakat tahu bahwa Suku Tolaki juga turut aktif dalam FPK, ikut membangun keharmonisan antar suku di Jawa Timur,” ujar Zainal.

Menariknya, dalam acara tersebut, Zainal juga memperkenalkan makanan khas Suku Tolaki, Sinonggi, sajian berbahan dasar sagu asli yang diolah secara tradisional. Hidangan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para tamu yang sebagian besar baru pertama kali mencicipinya.

Ketua FPK Jawa Timur, R. H. Mohammad Ali Zaini, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif Arisan Keluarga Kendari Mepokoaso.
“Kegiatan seperti ini sangat positif, bukan hanya untuk mempererat silaturahmi, tetapi juga sebagai bentuk pelestarian budaya. Saya berharap kebersamaan ini terus dijaga dan menjadi contoh bagi komunitas perantau lainnya di Jawa Timur,” ujarnya.

Ketua Arisan Keluarga Kendari Mepokoaso Surabaya, **Ismar**, turut mengucapkan terima kasih atas kehadiran Ketua FPK Jawa Timur beserta pengurus, serta seluruh tamu undangan.
“Kami sangat bersyukur bisa berkumpul seperti ini, apalagi ada dukungan dari FPK dan para sesepuh. Semoga silaturahmi ini terus terjaga,” ungkapnya.

Acara diakhiri dengan ramah tamah dan foto bersama, menandai komitmen untuk terus mempererat hubungan antarwarga perantau Kendari di Surabaya, tanpa melupakan akar budaya dan kuliner khas daerah asal. (d43n9) 

Editor : Redaktur