Persebaya vs Persija: Laga Gengsi Sulit di Prediksi

SURABAYA, HNN.COM - Duel dua tim legendaris sepakbola Indonesia antara Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta adalah laga penuh gengsi sarat muatan di lapangan maupun di luar lapangan. Bahkan hasil akhirpun sulit di prediksi siapa yang akan memenangi pertandingan.

Green Force Persebaya Surabaya sejak jeda kompetisi secara tekun mempelajari gaya permainan Persija dan juga mempersiapkan segala kemungkinannya. Kewaspadaan itu di tergambar setiap saat kala melakukan latihan di lapangan ABC kompleks Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya.

Baca Juga: Ahmad Riyadh: Pemilihan Ketua PSSI Jatim Ideal Digelar Januari 2026

Arek-arek green force Persebaya benar- benar mewaspadai kekuatan Persija yang akan di jamu pada Sabtu (18/10) malam pukul 19.00 WIB di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya.

Head coach Persebaya Surabaya Eduardo Perez mengaku sudah menganalisis kekuatan Persija agar arek-arek green force Persebaya Surabaya bisa mendapatkan kemenangan. Menurut Eduardo Perez, Persija Jakarta harus tetap diwaspadai meskipun sedang berada dalam kondisi labil.

Baca Juga: Djoko Tetuko Kembali Ditunjuk Jadi Plt Sekretaris Asprov PSSI Jatim

“Mereka tim yang kuat. Tentu saja kami akan berjuang di sini untuk meraih tiga poin," ujar Eduardi Perez saat Pre match pressconfence di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya pada Jum'at (17/10).

Eduardo Perez menilai laga melawan Persija Jakarta akan berjalan sulit bagi Persebaya Surabaya dan tidak mudah mendapatkan poin penuh "Tapi saya yakin kami akan bermain dengan segala kemampuan di hadapan pendukung Persebaya dan memberikan kepuasan kepada penggemar Persebaya,” ujarnya.

Baca Juga: PSSI Apresiasi Freeport Grassroots Tournanent U10 dan U12

Pelatih asal Spanyol itu juga mengatakan timnya akan berjuang habis-habisan untuk mendapatkan kemenangan. “Saya berharap semua orang bisa menikmati pertandingan yang sangat bagus pada Sabtu malam," kata Eduardo

Terkait Mengenai persiapan menghadapi Persija Jakarta, Eduardo mengatakan timnya sudah siap menghadapi segala kemungkinan di lapangan selama 90 menit dalam waktu normal.(Mochammad Fasichullisan)

Editor : Redaktur

Opini   

Etika Digital dalam Pendidikan di Era Disrupsi Teknologi

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, aktivitas akademik, sosial, dan profesional di dunia pendidikan kian bergeser ke ruang siber. Tantangan terbesar pendidikan saat ini bukan lagi semata persoalan akses teknologi, melainkan bagaimana etika…