Wibisono: Masalah Banjir di Jakarta Perlu Solusi Konkret

Reporter : Adji

Jakarta, HNN - Sejumlah titik di Jakarta Barat dan Jakarta Selatan mengalami banjir sejak Sabtu (7/3) hingga Minggu pagi (8/3). Berdasarkan catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, terdapat 39 rukun tetangga (RT) dan 13 ruas jalan di Jakarta yang terendam banjir akibat hujan deras. "Banjir terjadi akibat hujan deras di wilayah Jakarta dan sekitarnya sejak Sabtu sampai dengan Minggu.

Berkali kali peristiwa banjir ini selalu berulang setiap tahun di wilayah jakarta, solusi pemerintahpun selalu sama, yakni tanggap darurat dan memberikan bantuan ala kadarnya ke masyarakat yang terdampak, tidak ada solusi yang kongkrit sehingga masalah banjir ini bisa terselesaikan.

Baca juga: Jelang Pilpres, Politik Saling Sandera Mulai Mengemuka

Salah satu solusinya yakni normalisasi sungai sungai, dari mulai sungai Ciliwung ataupun anak sungai yang ada di seluruh wilayah jakarta, cuma dalam normalisasi ini dibutuhkan biaya yang besar, karena ada pemindahan pemukiman masyarakat disepanjang tepi sungai.

Ada solusi lain yang digagas oleh perusahaan swasta nasional yakni dengan membuat saluran air baru/sungai baru tapi dalam bentuk terowongan raksasa multi fungsi, yang dikenal dengan jakarta Integrated tunnel (JIT).

Konsep ini sudah digagas sejak tahun 2013, pemprov DKI pun saat itu sudah mengeluarkan ijin prinsip kepada PT.Antaredja Mulia Jaya (2013).

Baca juga: Tinjauan Akademis Perang Hamas vs Israel

Selanjutnya PT.AMJ melakukan studi kelayakan dan mendapatkan rekomendasi teknis dari kementerian PUPR dan kajian teknis di tahun 2016.

"Saya terus mengawal proyek ini sampai dapat mitra investor yang potensial, dari berbagai investor sudah sy jalani, dari China, Korea, dan dua investor terakhir yakni dari SBC capital Kanada serta The Boring Company by Ellon Musk pun sudah berminat untuk berinvestasi dalam proyek ini." Ujar CEO PT.AMJ Wibisono

"Terakhir saya dan mantan wakil gubernur DKI mayjen purn Priyanto pun sudah menghadap gubernur DKI Pramono Anung untuk melaporkan perkembangan proyek ini, namun pemerintah pusatpun belum juga mengesekusi proyek ini, padahal tidak ada jalan lain, proyek ini adalah satu satunya solusi untuk menuntaskan banjir di jakarta," imbuhnya.

"Lanjutnya, melihat wilayah yang terdampak pada banjir hari Sabtu-Minggu kmrn, Jakarta Barat dan Jakarta Selatan inilah yang paling parah, terutama daerah yang dilalui oleh aliran sungai Ciliwung dan Pesanggrahan serta sungai Grogol dan sebagainya, menjadi sebab utama tergenangnya air. Dengan JIT insyaallah kedua daerah ini akan tuntas terselesaikan," tandas Wibi.

"Semoga dengan kondisi ini, pemerintah segera mewujudkan proyek ini, karena proyek ini tidak pake uang negara, baik APBD dan APBN, murni proyek swasta, sehingga tidak membebani anggaran negara," pungkasnya

Editor : Redaktur

PERISTIWA
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru