Unesa Gelar Dirjen Dikti Cup, 8 Master Catur Turun Arena

Reporter : 94R

SURABAYA, HNN.Com - Turnamen Catur Dirjen Dikti Cup dalam rangka Dies Natalis ke-61 Universitas Negeri Surabaya (Unesa) secara resmi dibuka oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Prof. Dr. Khoirul Munadi, S.T., M.Eng., di Aula Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Unesa Kampus II Lidah Wetan, Surabaya, Sabtu (29/11/2025).

Kompetisi catur tingkat nasional ini diawali dengan acara talk show yang menghadirkan tiga narasumber kompeten, yaitu Grand Master (GM) Susanto Megaranto, GM Novendra Priasmoro, dan pakar neurosains Prof. Dr. Aditya Tri Hernowo, Ph.D.

Baca juga: Mahasiswa UNESA Hadirkan EyeSphere, Alat Portable AI dan Cloud untuk Deteksi Dini Mata

Setelah sesi pembekalan mengenai strategi bermain catur yang dikolaborasikan dengan sport science, para peserta menyaksikan laga eksibisi antara GM Susanto Megaranto melawan Rektor Unesa Prof. Dr. Nurhasan, M.Kes., serta GM Novendra Priasmoro melawan Prof. Dr. Khoirul Munadi, S.T., M.Eng. Pertandingan dengan format waktu berpikir 15+10 tersebut berakhir remis dan menyita perhatian ratusan peserta serta tamu undangan yang memadati Aula FIKK Unesa.

Momen tersebut menjadi simbol sinergi antara prestasi olahraga dan dunia akademik, sekaligus menjadi motivasi bagi para peserta turnamen untuk menjunjung tinggi sportivitas dan semangat juang, sebagaimana ditekankan dalam sambutan pembukaan acara.

Turnamen Catur Dirjen Dikti Cup 2025 merupakan bagian dari rangkaian perayaan Dies Natalis ke-61 Unesa. Kegiatan ini diikuti oleh 325 peserta dari berbagai daerah di Indonesia dan berlangsung selama dua hari, 29–30 November 2025. Turnamen memainkan sembilan babak dan memperebutkan total hadiah sebesar Rp100 juta.

Delapan pecatur papan atas Indonesia dengan gelar internasional dan nasional juga turut ambil bagian dalam kompetisi bergengsi ini. Mereka terdiri dari Master Internasional (MI), Master FIDE (MF), Candidate Master (CM), dan Master Nasional (MN).

Daftar delapan pecatur bergelar master sebagai berikut:

CM Zidhithaulay Ramadhan (Gunadarma) – Elo 2232
FM Zacky Dhiyo Ulhaq (Gunadarma) – Elo 2145
Stevanky (MN) – Elo 2100
Putu Luhur A. Kusuma (MN) – Elo 1995
Febian Glenn Mariano (MF) – Elo 1994
David Setiawan F.S.K. (MN, Ubaya) – Elo 1866
Bintang Rasyid Arrafi Hidayat (CM, Universitas Dian Nuswantoro) – Elo 1858
Kurnia Bagus Tri Laksa (MN, Unesa) – Elo 1864
Rektor Unesa Prof. Dr. Nurhasan, M.Kes., mengatakan turnamen ini bukan hanya memperkuat semangat kompetisi, tetapi juga menunjukkan bahwa ekosistem catur di Indonesia terus tumbuh dan berkembang dengan dukungan teknologi sport science.

“Ini bukan hanya memperkuat turnamen, tetapi juga menunjukkan bahwa ekosistem catur di Indonesia terus bertumbuh menuju level dunia,” ujarnya.

Baca juga: Kreatif ! KKN Tematik UNESA Ajak Masyarakat Desa Lowayu Pilah Sampah Jadi Rupiah

Cak Hasan menambahkan, tahun depan Unesa akan meningkatkan level penyelenggaraan turnamen ini menjadi berskala internasional serta memperluas kategori pertandingan.

“Tahun depan akan kami tingkatkan menjadi turnamen internasional. Akan ada kategori junior dan beberapa nomor tambahan dalam rangka membumikan olahraga catur. Pada akhirnya, turnamen ini diharapkan berkelas dunia,” lanjutnya.

Sementara itu, Dirjen Dikti Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Prof. Dr. Khoirul Munadi, S.T., M.Eng., mengapresiasi langkah Unesa dalam menyelenggarakan turnamen ini.

“Inisiatif luar biasa dari Unesa. Kami ingin menunjukkan kepada publik bahwa ada hubungan erat antara dunia akademik dan olahraga catur sebagai latihan otak,” jelasnya.

Baca juga: Fisipol Unesa Gelar PKM : Perkuat Kemampuan Guru PPKn

Menurutnya, turnamen seperti ini tidak hanya sekadar ajang pertandingan, tetapi juga menjadi bagian dari budaya intelektual manusia, karena catur memiliki banyak manfaat bagi pengembangan daya pikir.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat berlanjut dan semakin dikenal luas oleh masyarakat,” katanya.

Dengan format waktu berpikir 15+10 dan total hadiah Rp100 juta, Turnamen Catur Dirjen Dikti Cup 2025 menjadi salah satu turnamen catur akademik terbesar di Indonesia tahun ini.

(Mochammad Fasichullisan)

Editor : Redaktur

PERISTIWA
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru