PON Bela Diri 2025: Kolaborasi KONI dan Djarum Foundation untuk Prestasi Dunia

KUDUS, HNN – Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri 2025 resmi dibuka oleh Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, di Kudus, Jawa Tengah. Ajang hasil kolaborasi KONI Pusat dan Djarum Foundation ini mengusung tema “Bela Diri Itu Prestasi” dan menjadi momentum penting dalam pembinaan atlet bela diri Indonesia.

Pembukaan berlangsung meriah di hadapan ribuan penonton dan kontingen dari seluruh provinsi. Sebanyak 2.656 atlet akan berlaga pada 223 nomor pertandingan yang terbagi dalam sepuluh cabang olahraga, yaitu pencak silat, tarung derajat, karate, taekwondo, gulat, judo, jujitsu, sambo, kempo, dan wushu.

Baca Juga: KONI Jawa Timur Siapkan Koperasi Atlet, Bangun Ekosistem Ekonomi Olahraga Mandiri

Dalam sambutannya, Marciano Norman menegaskan bahwa PON Bela Diri memiliki peran strategis dalam mewujudkan target Indonesia menembus lima besar Olimpiade 2044. Ia menyebut ajang ini sejalan dengan Asta Cita ke-4 Presiden RI Prabowo Subianto tentang peningkatan prestasi olahraga nasional.

“Ke depan, para juara PON Bela Diri inilah yang akan menjadi wakil Indonesia di SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade,” ujar Marciano. Ia juga mengapresiasi masyarakat Kudus atas dukungan dan keramahan selama penyelenggaraan.

Baca Juga: KONI Jatim dan Hope Physiotherapy Lanjutkan Kolaborasi Penanganan Cedera Atlet

Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir melalui Deputi Raden Isnanta menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan PON Bela Diri 2025. “Jika PON pertama adalah alat perjuangan dan pemersatu, maka PON kali ini adalah alat pencetak prestasi,” kata Isnanta.

Sebagai simbol semangat bela diri Indonesia, KONI Pusat menyerahkan bendera kepada dua Brand Ambassador PON Bela Diri 2025, Yayan Ruhian dan Cecep Arif Rahman, yang dikenal sebagai aktor sekaligus pesilat Indonesia berkelas dunia.

Baca Juga: Resmi Dilantik, Pengurus PSTI Jatim Langsung Gas Rakerprov 2026

Acara pembukaan juga dimeriahkan jalan bersama dari GOR Kaliputu menuju Alun-alun Kudus Simpang Tujuh yang dipimpin Bupati Kudus, Ars Sam’ani Intakoris, dan ditutup dengan pesta kembang api yang menghiasi langit Kudus.

PON Bela Diri 2025 bukan sekadar kompetisi olahraga, tetapi menjadi panggung lahirnya petarung masa depan Indonesia yang siap mengharumkan nama bangsa di pentas dunia. (d43n9) 

Editor : Redaktur

Esai   

Wartawan Bukan Preman Berkedok Pers

Wartawan Bukan Preman Berkedok Pers Oleh: Nurdin Longgari Di tengah perkembangan teknologi informasi yang begitu cepat, dunia jurnalistik…