Ratusan Massa Kepung Pemkot Blitar, Wali Kota: Ini Menyangkut Masa Depan Olahraga

Reporter : Redaktur
Wali Kota Blitar, H. Syauqul Muhibbin, S.H.I.

KOTA BLITAR, HNN — Sejumlah cabang olahraga (cabor) bersama elemen pemerhati olahraga yang tergabung dalam aksi damai Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Wilayah Blitar Raya, Senin (18/5/2026), menggelar unjuk rasa menolak pencalonan mantan narapidana korupsi dalam kontestasi Ketua KONI Kota Blitar periode 2026–2030. 

Aksi yang diikuti ratusan massa tersebut dimulai dari Kantor KONI Kota Blitar, dan berakhir di Kantor Wali Kota Blitar untuk menyampaikan aspirasi kepada pemerintah daerah dan pemangku kepentingan olahraga.

Baca juga: LaNyalla Warning Pemprov Jatim, Raperda Olahraga Jangan Langgar UU, KONI Bukan Bawahan Dispora

Dalam aksinya, massa membawa poster, spanduk, serta menyampaikan orasi secara bergantian. Mereka menilai proses penjaringan Ketua KONI Kota Blitar harus berjalan bersih, transparan, dan menjunjung tinggi integritas olahraga.

Sekretaris MAKI Blitar Raya, Mariyono Setyo Budi, yang juga menjadi penanggung jawab aksi, menegaskan pihaknya meminta KONI Provinsi Jawa Timur segera turun tangan mengambil alih pelaksanaan Musorkot KONI Kota Blitar agar prosesnya tidak menimbulkan polemik berkepanjangan. 

Selain itu, massa aksi juga mendesak Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) menggagalkan pencalonan mantan koruptor dalam pemilihan Ketua KONI Kota Blitar. Menurut mereka, figur dengan rekam jejak kasus hukum dinilai tidak layak memimpin organisasi olahraga yang membawa nama daerah serta mengelola pembinaan atlet dan anggaran publik.

Baca juga: Sinkronisasi UU Dipersoalkan, Raperda Olahraga Jatim Dinilai Abaikan KONI

Massa aksi diterima langsung Wali Kota Blitar, H. Syauqul Muhibbin, S.H.I. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota menyatakan akan segera memanggil pihak-pihak terkait guna menyikapi aspirasi yang disampaikan para peserta aksi.

“Insya Allah akan memanggil pihak terkait, KONI Kota Blitar, cabor yang punya kewenangan dan tanggung jawab dalam memajukan olahraga sebagaimana yang bapak ibu sampaikan tadi dalam aksi, karena ini penting menyangkut masa depan olahraga Kota Blitar,” ujar Syauqul Muhibbin di hadapan massa aksi.

Pernyataan tersebut disambut antusias peserta aksi yang berharap Pemerintah Kota Blitar turut menjaga marwah olahraga dan memastikan proses Musorkot berjalan sesuai prinsip integritas, sportivitas, dan kepentingan pembinaan atlet.

Baca juga: Muaythai Piala Wali Kota Surabaya 2026 dan Liga Jatim Seri II, Ratusan Atlet Siap Bertanding di CITO

MAKI menilai olahraga harus dipimpin figur yang memiliki integritas, moralitas, serta mampu menjadi teladan bagi atlet dan masyarakat. Mereka khawatir jika pencalonan tersebut tetap dipaksakan, maka dapat mencederai marwah olahraga Kota Blitar sekaligus menurunkan kepercayaan publik terhadap KONI. 

Aksi damai tersebut berlangsung dengan pengawalan aparat kepolisian dan diisi dengan orasi, pembacaan pernyataan sikap, pembentangan poster dan spanduk, hingga penyerahan tuntutan kepada pihak terkait. (d43n9) 

Editor : Redaktur

PERISTIWA
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru