Napas Perjuangan NPCI Jawa Timur di ASEAN Para Games 2026 di Thailand

Reporter : Redaktur

NAKHON RATCHASIMA,THAILAND –HNN : Kontingen Indonesia berhasil menuntaskan misi besar di ASEAN Para Games (APG) Thailand 2026 dengan prestasi membanggakan. Menempati posisi kedua klasemen akhir di bawah tuan rumah Thailand yang mengemas 175 medali emas, Indonesia pulang berkalungkan total 135 medali emas, 143 perak, dan 114 perunggu. Namun, di balik dominasi Merah Putih di Nakhon Ratchasima dan Bangkok Thailand, terdapat peran krusial dan kontribusi nyata dari "pahlawan-pahlawan" atlet Disabilitas asal Jawa Timur.
National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Jawa Timur membuktikan diri sebagai salah satu tulang punggung kekuatan nasional. Meski bersaing di level Asia Tenggara yang semakin kompetitif, atlet-atlet Jatim berhasil menyumbangkan total 36 medali, yang terdiri dari 10 medali emas, 20 medali perak, dan 6 medali perunggu.

Kontribusi Signifikan di Tengah Persaingan Ketat

Baca juga: Sapu Bersih! Jakarta LavAni Segel Gelar Juara Putaran Pertama Proliga 2026

Capaian 10 medali emas ini menjadi bukti bahwa pembinaan atlet disabilitas di Jawa Timur berada di jalur yang tepat. Kontribusi medali perak yang mencapai angka 20 juga menunjukkan bahwa atlet Jatim memiliki daya saing tinggi dan hampir selalu masuk dalam jajaran elit podium di setiap nomor yang diikuti.

"Ini adalah hasil kerja keras kolektif. Atlet-atlet kita bertanding dengan hati dan semangat 'Wani' khas Jawa Timur. Meski tekanan di Thailand sangat tinggi, mereka tetap fokus memberikan yang terbaik untuk Indonesia," ujar Prof. Dr.Dwi Cahyo Kartiko M.Kes. Bidang Media dan Humas NPCI Jatim.

Atlet-atlet Jatim yang menyumbang medali emas perak dan perunggu di antaranya. Ken Swagumilang ( Sidoarjo) dari Cabor para Archrery dengan 2 medali emas dan satu perunggu. Firsa Faturahman Listanto (Nganjuk) Cabor para Atletik dengan 2 medali emas, Khalimatus Sakdiyah(Mojokerto) para Badminton dengan 1 medali emas, M Rifky Yananda (Gresik) para Renang dengan 2 medali emas, Mutiara Cantik H (Nganjuk) dengan 2 medali emas dan Ubaidillah Amsyar (Sidoarjo) dengan satu medali emas 100 meter gaya kupu kupu putra S10.

Sentuhan Dingin Tim Official dan Pelatih

Baca juga: Sempurna! Gresik Phonska Plus, Mulus Raih Gelar Juara Putaran Pertama Proliga

Kesuksesan ini tidak lepas dari strategi matang di belakang layar. NPCI Jawa Timur mengirimkan putra-putra terbaiknya untuk mendampingi para atlet di Thailand. Tercatat, ada 4 official yang bekerja siang malam memastikan kebutuhan teknis dan mental atlet terjaga.

Kehadiran tiga pelatih spesialis asal Jatim memberikan keunggulan taktik di lapangan, sementara satu manajer tim memastikan seluruh operasional kontingen berjalan tanpa hambatan. Kolaborasi antara aspek teknis dan manajerial inilah yang menjadi kunci sukses Jatim dalam mendongkrak posisi Indonesia di klasemen umum.
Menatap Masa Depan

Gelaran ASEAN Para Games 2026 yang berlangsung pada 19-25 Januari ini menjadi panggung pembuktian bagi atlet Jatim sebelum menatap ajang yang lebih tinggi seperti Asian Para Games dan Paralimpiade.
Dengan sumbangan 36 medali, NPCI Jawa Timur tidak hanya sekadar menjadi partisipan, melainkan menjadi pilar utama yang memastikan lagu Indonesia Raya berkumandang berkali-kali di tanah Thailand. Kepulangan mereka ke tanah air dipastikan akan disambut sebagai pahlawan olahraga yang telah mengharumkan nama bangsa dan provinsi.

Baca juga: Nyali Persebaya Diuji Angkernya Stadion Sultan Agung Kandang PSIM Yogyakarta

Statistik Perolehan Medali NPCI Jawa Timur di APG 2026:
Emas: 10
Perak: 20
Perunggu: 6
Total Kontribusi: 36 Medali
Personel Pendamping: 4 Official (3 Pelatih, 1 Manajer)

(M Fasichullisan)

Editor : Redaktur

PERISTIWA
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru