Ketua DPD RI Gaungkan Revolusi Pertanian Berbasis Teknologi

Harian Nasional News

JAKARTA, HNN - Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menggaungkan revolusi pertanian mengunakan teknologi dalam menghadapi perubahan iklim yang belakangan ini melanda sejumlah wilayah di Indonesia, salah satunya Daerah Istimewa Yogyakarta. "Mari kita mulai revolusi pertanian dengan mengevaluasi gagal panen yang disebabkan oleh perubahan iklim dan cuaca," ujar LaNyalla dalam keterangan resminya, Senin (8/3/2021).

Mantan Ketua Umum Kadin Jawa Timur itu meminta agar dilakukan evaluasi terhadap model pertanian yang selama ini dilakukan serta menemukan cara melalui teknologi untuk menghadapi perubahan iklim. 

Baca juga: LaNyalla Hadiri Rakernas KONI 2026, Bahas Strategi Olahraga Nasional dan Tuan Rumah PON 2032

"Kita bisa bekerjasama dengan negara-negara yang lebih maju di bidang pertanian yang sudah mampu mengembangkan revolusi pertanian, sehingga ketergantungan kepada alam akan berkurang," tutur alumnus Universitas Brawijaya Malang tersebut.

Bukan tanpa alasan revolusi pertanian berbasis evaluasi terhadap perubahan iklim dan cuaca digaungkan oleh orang nomor saru di kantor Senator tersebut. Sebab, kata dia, selama ini model pertanian kita masih bergantung kepada alam. Seperti yang dialami wilayah Yogyakarta yang rentan mengalami kerawanan pangan yang disebabkan oleh gangguan cuaca.

Baca juga: Ferina Pimpin Muaythai Kalsel, Ketum PBMI LaNyalla Warning Atlet, Pelatih Jangan Ikut PBMI Ilegal

Yogyakarta, saran LaNyalla, harus memetakan kembali tanaman pertanian dan penyesuaian pola tanam untuk mengoptimalkan pemenuhan pangan. "Adanya gangguan cuaca seperti La Nina yang mengakibatkan curah hujan tinggi, angin kencang dan lain sebagainya akan berdampak terhadap produktivitas tanaman pangan yang sangat rentan terhadap cuaca," ucap LaNyalla.

Persoalan gagal panen menurut LaNyalla sering kita alami. Hanya saja, hingga saat ini kita belum mampu menemukan jalan keluar untuk menekan gagal panen yang berkaitan dengan cuaca. Maka dari itu, diharapkan revolusi pertanian menggunakan teknologi dapat menemukan jalan keluar atas persoalan tersebut.

Baca juga: LaNyalla Warning Pemprov Jatim, Raperda Olahraga Jangan Langgar UU, KONI Bukan Bawahan Dispora

Sebagaimana diketahui, Pemda DIY tetap berupaya menjaga ketercukupan produksi pangan, termasuk tanaman pertanian pangan di DIY di tengah gangguan cuaca La Nina dan gangguan lainnya pada 2021 ini. Salah satu strategi untuk menjaga ketersediaan produksi pangan pertanian di DIY, petani telah diminta untuk menyesuaikan pola tanam. Di samping itu juga bakal dipetakan kembali terkait ketersediaan pangan dan kerawanan pangan di DIY guna mengoptimalkan pemenuhan pangan, khususnya di tengah pandemi Covid-19.(*)

Editor : D1N

PERISTIWA
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru