Dari Jawa Timur ke Dunia, Elijah Hinzman Raih Perak IFMA World Championships

Reporter : D1N

KUALA LUMPUR, HNN – Muaythai Indonesia kembali menorehkan prestasi membanggakan di pentas dunia. Atlet muda berbakat Indonesia, Elijah William Hinzman, berhasil meraih medali perak pada IFMA World Championships 2026 yang berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia.

Pencapaian tersebut menjadi salah satu prestasi paling gemilang dalam sejarah Muaythai Indonesia, sekaligus menorehkan catatan sebagai hasil terbaik yang pernah diraih Indonesia sepanjang keikutsertaan di ajang Kejuaraan Dunia IFMA.

Baca juga: LaNyalla Hadiri Rakernas KONI 2026, Bahas Strategi Olahraga Nasional dan Tuan Rumah PON 2032

Perjalanan Elijah menuju partai puncak berlangsung impresif dan penuh dominasi. Atlet muda yang tengah menjadi sorotan dunia Muaythai itu tampil luar biasa sejak babak penyisihan hingga semifinal dengan menyapu bersih lawan-lawannya melalui kemenangan sebelum pertandingan usai.

Pada laga pembuka, Elijah tampil agresif saat menghadapi wakil tuan rumah Malaysia. Ia hanya membutuhkan satu ronde untuk mengakhiri pertandingan melalui kemenangan TKO/RSC, menunjukkan kualitas teknik dan mental bertanding yang matang.

Dominasi tersebut berlanjut di babak perempat final. Berhadapan dengan petarung asal Rusia yang dikenal memiliki karakter bertarung keras, Elijah tetap tampil tenang dan mampu mengendalikan jalannya laga. Serangan kombinasi yang efektif membuat wasit menghentikan pertandingan pada ronde kedua dan memberikan kemenangan TKO/RSC kepada atlet Indonesia tersebut.

Memasuki semifinal, Elijah kembali memperlihatkan kelasnya sebagai salah satu prospek terbaik Muaythai dunia. Menghadapi wakil Finlandia, ia tampil sangat dominan hingga memaksa pertandingan berakhir pada ronde pertama melalui kemenangan TKO/RSC, sekaligus memastikan tiket menuju partai final Kejuaraan Dunia.

Pada laga puncak, Elijah berhadapan dengan petarung Uzbekistan, Abdurkhmojon Kabilov. Pertarungan berlangsung sengit dan menjadi salah satu duel terbaik dalam kejuaraan tersebut.

Elijah tampil agresif dan mampu memberikan tekanan sepanjang pertandingan. Bahkan pada ronde kedua, Kabilov sempat menerima hitungan dari wasit setelah terkena serangan bersih yang dilancarkan Elijah. Momen tersebut membuat banyak pihak menilai wakil Indonesia berada dalam posisi unggul.

Namun setelah tiga ronde berakhir, dewan juri memberikan kemenangan angka kepada Kabilov. Keputusan tersebut memunculkan perdebatan di kalangan pecinta Muaythai karena banyak pihak menilai Elijah tampil lebih dominan dan berhasil mengontrol sebagian besar jalannya pertarungan.

Meski harus puas dengan medali perak, penampilan Elijah tetap menuai apresiasi luas. Tiga kemenangan beruntun melalui penghentian wasit atas lawan dari Malaysia, Rusia, dan Finlandia menjadi bukti kualitasnya sebagai atlet muda kelas dunia yang memiliki masa depan cerah.

Ketua Pengprov Muaythai Indonesia Jawa Timur, H. Baso Juherman, SP., SH., M.HP., menyampaikan rasa bangga atas capaian yang ditorehkan Elijah. Menurutnya, prestasi tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan atlet Muaythai Indonesia mampu melahirkan petarung yang kompetitif di level dunia.

Baca juga: LaNyalla Tegas: PBMI Abal-Abal Akan Diproses Hukum

"Kami sangat bangga dengan perjuangan Elijah. Ia tampil luar biasa sepanjang kejuaraan dan menunjukkan karakter petarung sejati. Terlepas dari hasil akhir di partai final, bagi kami Elijah adalah pemenang karena telah mengharumkan nama Indonesia dan membuktikan bahwa atlet Indonesia mampu bersaing dengan negara-negara kuat dunia," ujar Baso Juherman.

Rekap Perjalanan Elijah William Hinzman:

Penyisihan: Menang TKO/RSC ronde 1 vs Malaysia

Perempat final: Menang TKO/RSC ronde 2 vs Rusia

Semifinal: Menang TKO/RSC ronde 1 vs Finlandia

Baca juga: Mantan Fighter Internasional Yohan Mulia Nahkodai Muaythai Jateng, Siap Cetak Prestasi Nasional

Final: Kalah angka vs Abdurkhmojon Kabilov (Uzbekistan)

Hasil akhir: Medali Perak IFMA World Championships 2026

Keberhasilan meraih medali perak di Kuala Lumpur tidak hanya menjadi pencapaian pribadi bagi Elijah William Hinzman, tetapi juga menjadi tonggak penting bagi perkembangan Muaythai Indonesia di level internasional.

Prestasi ini membuktikan bahwa atlet-atlet Indonesia mampu bersaing sejajar dengan negara-negara kuat dunia dalam cabang olahraga Muaythai. Di usia yang masih sangat muda, Elijah telah menunjukkan bahwa Indonesia memiliki talenta yang siap menjadi kekuatan baru di panggung dunia.

Keberhasilan tersebut sekaligus memberikan optimisme besar bagi masa depan Muaythai Indonesia dalam menghadapi berbagai ajang internasional mendatang, termasuk SEA Games, Asian Indoor and Martial Arts Games, serta berbagai kejuaraan elite dunia di bawah naungan IFMA. (d43n9) 

Editor : D1N

PERISTIWA
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru