Jakarta, HNN — Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan Bachtiar Najamuddin, menyatakan dukungan terhadap keputusan Presiden Prabowo Subianto yang belum membuka akses bagi bantuan asing dalam penanganan banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah Sumatera. Menurutnya, Indonesia masih memiliki kapasitas nasional yang memadai untuk mengatasi bencana besar tersebut.
Sultan menegaskan bahwa keputusan tersebut merupakan bentuk menjaga martabat bangsa di tengah situasi darurat.
“Harga diri bangsa kita tinggi. Pemerintah masih mampu mengandalkan kekuatan nasional dalam menghadapi bencana ini,” ujar Sultan dalam keterangan yang dikutip dari sejumlah media nasional.
Baca juga: Atlet Jatim Sumbang 91 Medali SEA Games, LaNyalla Angkat Topi
Ia menilai pemerintah telah mengerahkan berbagai sumber daya dari kementerian, lembaga, hingga aparat TNI-Polri, sehingga belum membutuhkan intervensi bantuan dari luar negeri.
“Kita harus percaya diri dengan potensi dalam negeri. Bangsa ini tidak kekurangan kapasitas untuk membantu warganya sendiri,” tambahnya.
Baca juga: Pengprov Muaythai se-Indonesia Siap Sukseskan Program 2026
Namun, pandangan tersebut memunculkan perdebatan di tengah kondisi lapangan yang menunjukkan kebutuhan mendesak atas tambahan logistik, peralatan, serta relawan terlatih. Di beberapa wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, laporan menyebut ribuan warga masih terisolasi dan kekurangan bantuan dasar seperti makanan, air bersih, obat-obatan, serta tempat pengungsian layak.
Sejumlah pemerhati kebencanaan berpendapat bahwa penerimaan bantuan asing seharusnya tidak dipahami sebagai bentuk merendahkan martabat negara, melainkan bagian dari solidaritas kemanusiaan universal saat kapasitas nasional menghadapi batasnya. Mereka mempertanyakan apakah sikap Ketua DPD RI selaras dengan prinsip urgensi penyelamatan nyawa dan pemulihan cepat bagi korban.
Baca juga: LaNyalla Tegur Pelindo: Jangan Hambat Pertumbuhan Ekonomi Jawa Timur
Hingga berita ini diturunkan, pemerintah pusat terus memobilisasi bantuan dari berbagai instansi nasional. Meski demikian, kondisi di sejumlah titik bencana dilaporkan masih membutuhkan penanganan intensif dan dukungan tambahan agar upaya penyelamatan dan pemulihan dapat berjalan optimal. (d43n9)
Editor : Redaktur