Persebaya Lebih di Untungkan Bermain di Gelora Bung Tomo, PSIM Siap memberi Kejutan Surabaya

Reporter : KRI

SURABAYA-HNN: Menjamu PSIM Yogyakarta di laga pembuka Super League 2025-2026 Jum'at 8 Agustu nanti sangat menguntungkan bagi Persebaya Surabaya. Atmosfer Stadion Gelora Bung Tomo juga akan jadi faktor penting dalam laga tersebut. Puluhan ribu Bonekmania diprediksi bakal memberikan tekanan ekstra pada tim tamu, PSIM Yogyakarta.

Dukungan suporter disebut sebagai pemain ke-12 oleh para pemain dan pelatih Persebaya Surabaya. Suasana Stadion Gelora Bung Tomo (GBT ) yang menggema selalu menjadi energi tambahan mengangkat emosi jiwa dan semangat juang para pemain di lapangan.

Baca juga: Persebaya Siapkan Komposisi Ideal Saat Jamu PSIM Yogyakarta di Laga Pembuka I.League 2025-2026

Kedua tim yang sama-sama ngusung ambisi tinggi tentu akan tampil all-out . Apalagi laga tersebut juga akan di saksikan jutaan pasang mata baik melalui layar kaca maupun mereka yang datang langsung ke stadion.

Persebaya Surabaya sejatinya punya energi lebih karena bermain di kandang sendiri. Akan tetapi arek-arek green force Persebaya juga punya tekanan besar karena harus bisa memuaskan pendukung fanatik mereka. Sementara PSIM, meski sebagai tim promosi membawa semangat baru yang bisa jadi kejutan dan bisa menyulitkan Persebaya di awal musim.

Baca juga: Jelang Menjamu PSIM Yogyakarta, Persebaya Bangun Chemistry dan Siapkan Tim Terbaik

Laga ini akan jadi indikator awal sejauh mana kesiapan dua tim yang sama-sama punya cerita besar di dunia sepak bola Indonesia. Kemenangan tentu menjadi modal penting untuk membangun momentum di pekan-pekan berikutnya.

Persebaya Surabaya jelas diunggulkan secara materi, pengalaman, dan dukungan suporter. Namun PSIM punya motivasi dan potensi untuk mengejutkan jika bisa bermain lepas dan disiplin.

Baca juga: Bintang Putra Sidoarjo Juarai Liga Top Skor U 16 Plus Borong Penghargaan Individu

Laga pembuka ini bukan hanya soal tiga poin, tapi juga tentang pernyataan awal siapa yang paling siap menghadapi kerasnya persaingan Super League 2025/2026. Bagi Persebaya Surabaya, tak ada pilihan selain menang di kandang; bagi PSIM, ini adalah panggung awal untuk menunjukkan mereka layak di kasta tertinggi dan tidak hanya sekedar pelengkap kompetisi Super League.(Mochammad Fasichullisan)

Editor : Redaktur

PERISTIWA
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru