Setahun Jelang Porprov X Jatim 2027, Surabaya Mulai Matangkan Venue Pertandingan

Reporter : D1N

SURABAYA, HNN - Setahun menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Jawa Timur 2027, KONI Jawa Timur bersama KONI Kota Surabaya, Disbudporapar Kota Surabaya dan para Technical Delegate (TD) mulai mematangkan kesiapan venue pertandingan. Pada hari kedua survei, Selasa (29/9/2026), tim mengecek sejumlah fasilitas di kawasan Surabaya Barat, mulai dari kompleks Gelora Bung Tomo (GBT), CitraLand hingga Lakarsantri, yang diproyeksikan untuk berbagai cabang olahraga, termasuk Sepak Bola, Bermotor, Hockey Indoor, Barongsai, Sepatu Roda, Golf dan Senam.

Survei melibatkan Jeffry Tagore selaku Ketua Bidang Pertandingan Porprov X Jatim 2027, jajaran KONI Jawa Timur, KONI Kota Surabaya sebagai tuan rumah, Disbudporapar Kota Surabaya, serta para Technical Delegate dari masing-masing cabang olahraga.

Baca juga: Muaythai Jatim Turunkan 87 Atlet, Koni Jatim Optimistis Kuasai IMC 2026

Kompleks GBT menjadi salah satu titik utama survei hari kedua. Tim meninjau Lapangan ABC GBT yang diproyeksikan untuk cabang olahraga Sepak Bola, Sirkuit Grass Track GBT untuk Bermotor Grass Track, serta Sirkuit Road Race GBT untuk Bermotor Road Race.

Peninjauan berlanjut ke GOR Indoor GBT yang diproyeksikan untuk cabang olahraga Barongsai dan Hockey Indoor, serta Lintasan Sepatu Roda GBT untuk cabang olahraga Sepatu Roda Speed. Sementara untuk venue Sepatu Roda Freestyle berlokasi di SUCH Ex THR Surabaya. 

Setelah dari kawasan GBT, survei dilanjutkan ke CitraLand dan Lakarsantri. Tim meninjau Ciputra Golf Course yang diproyeksikan menjadi venue cabang olahraga Golf, serta Gedung Senam CitraLand untuk cabang olahraga Senam Aerobik, Senam Artistik dan Senam Ritmik.

Ketua Bidang Pertandingan Porprov X Jatim 2027, Jeffry Tagore, mengatakan survei dilakukan untuk memastikan kesiapan fasilitas sekaligus memetakan kebutuhan teknis setiap cabang olahraga sejak jauh sebelum pelaksanaan pertandingan.

Baca juga: Jelang Porprov 2027, KONI Jatim Gaungkan Gerakan Atlet Laki-Laki Berani Mengungkapkan Masalah

“Kami terus melakukan pengecekan venue bersama KONI Kota Surabaya dan para Technical Delegate. Setiap cabang olahraga memiliki kebutuhan teknis yang berbeda, sehingga kondisi venue perlu dilihat secara langsung dan dibahas bersama tim teknis,” ujar Jeffry.

Menurutnya, pemetaan sejak dini memberikan ruang bagi penyelenggara untuk melakukan evaluasi apabila terdapat fasilitas yang masih membutuhkan penyesuaian, perbaikan maupun penambahan sarana pendukung.

“Yang kami lakukan sekarang adalah memastikan kebutuhan masing-masing cabang olahraga bisa terpetakan sejak awal. Dengan begitu, kalau ada yang perlu dibenahi atau dilengkapi, masih tersedia waktu untuk dipersiapkan sebelum pelaksanaan Porprov,” katanya.

Baca juga: KONI Jatim Apresiasi Lima Atlet Woodball yang Dipanggil Perkuat Timnas Indonesia

Kehadiran para Technical Delegate menjadi bagian penting dalam survei karena mereka dapat memberikan masukan berdasarkan kebutuhan teknis dan karakter pertandingan masing-masing cabang olahraga. Hasil pengecekan selanjutnya menjadi bahan koordinasi antara KONI Jawa Timur, KONI Kota Surabaya, Disbudporapar Kota Surabaya dan pihak terkait untuk menentukan langkah lanjutan terhadap setiap venue.

Survei hari kedua ini sekaligus memperluas pemetaan venue Porprov X Jatim 2027 di Surabaya. Setelah pada hari pertama meninjau sejumlah lokasi di kawasan Surabaya Pusat, tim kali ini menyasar wilayah Surabaya Barat, khususnya GBT, CitraLand dan Lakarsantri.

Pengecekan yang dilakukan sejak 28 September 2026 tersebut memberikan waktu bagi seluruh pihak untuk menindaklanjuti kebutuhan fasilitas yang ditemukan di lapangan. Dengan persiapan yang dilakukan lebih awal, kesiapan venue diharapkan dapat dimatangkan sesuai kebutuhan teknis masing-masing cabang olahraga sebelum Porprov X Jatim 2027 digelar. (d43n9) 

Editor : D1N

PERISTIWA
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru