Basket Putri 3x3 Indonesia Riah Emas AUG 2024

SURABAYA, HNN - Tim Bola Basket 3x3 Putri Indonesia mencatatkan sejarah dengan tampil sebagai juara pada ajang Asean University Games (AUG) ke-21 2024 Indonesia.

Di mana, bola basket 3x3 untuk pertama kalinya digelar pada ajang tersebut.

Baca Juga: Fantastis, Indonesia Pecahkan Rekor Perolehan Medali Dalam Dua Edisi ASEAN University Games

Di partai final, Dewa Ayu Made Sriartha dan kawan-kawan berhasil mengalahkan Singapura dengan skor 21-13 di GOR Basket Universitas Airlangga, Surabaya, Jumat 28 Juni 2024 malam.

Pada laga final tadi, Indonesia berjuang mati-matian untuk bisa tampil sebagai juara. Pasalnya, Indonesia hanya tampil dengan tiga pemain, sebab satu pemain lain Evelyn Fiyo mengalami cedera engkel.

Kondisi tersebut membuat tiga pemain yang ada yakni Dewa Ayu Sriartha, Thasya Hery Saputra dan Aimee T Francienne bermain full dua laga sejak babak semifinal dan final tadi tanpa tergantikan.

Kendati bermain dengan tiga pemain saja dan kelelahan yang melanda, namun Ayu dkk tampil begitu impresif dan berhasil meraih kemenangan meyakinkan 21-13. Padahal, beberapa kali tampak pemain begitu kelelahan di lapangan.

Baca Juga: Istimewa, UNESA Menjadi Penyumbang Medali Paling Tinggi Kontingen Indonesia di AUG XXI 2024

"Hari ini penampilannya sangat impressive, amazing dan sangat bangga banget sama teman-teman semua," ungkap Pelatih Basket 3x3 Putri, Jovita Simon, usai pertandingan.

Dengan kondisi pemain yang tidak lengkap, ia mengaku hanya memotivasi pemain untuk bermain lepas tanpa beban.

"Kita karena kehilangan satu pemain, awalnya mungkin sedikit drop tapi kita mencoba nothing to lose. Kita sudah pernah ketemu Singapura sebelumnya, jadi kita sudah mengerti cara mengatasi mereka. Hebatnya anak-anak mengimplementasikan yang kami berikan," aku pelatih yang akrab disapa Jojo itu.

Baca Juga: Banyak Kejutan Terjadi di UNESA Petanque Internasional Tournament 2024

Sementara itu, Pemain Dewa Ayu Sriartha mengaku bangga dengan penampilan timnya karena berjuang habis-habisan untuk menyumbang medali emas bagi Indonesia.

"Saya selalu bilang ke teman-teman kalau mau dapat emas kita buktikan di lapangan, dengan tidak ada satu pemain maka harus satu visi, satu misi, saling menyemangati, harus berani ketika masuk lapangan percaya diri, saling menguatkan, saling membantu di lapangan. Hari ini kita main nothing to lose di lapangan main fun tanpa ada presure," aku Ayu.(Mochammad Fasichull
isan)

Editor : Redaktur