Bantu Warga Jaksel Melawan Covid 19

DPC PDIP Jaksel Gencar Kirim Bantuan Sembako, APD dan Masker Pada Masy

DPC PDIP Jaksel Gencar Kirim Bantuan Sembako, APD dan Masker Pada Masy

Tidak kurang dari 10 kecamatan di wilayah Jaksel, seperti Pancoran, Tebet, Jagakarsa, Pasar Minggu, Mampang Prapatan, Keb Lama, Keb Baru, Pesanggrahan, Cilandak dan Setia Budi pun tak luput dari pemberian bantuan oleh DPC PDIP Jaksel.

JAKARTA, HNN - Hampir delapan bulan sudah DKI Jakarta dilanda bencana pandemi covid 19. Selama itu pula, DPC PDIP Jaksel yang dipimpin Yuke Yurike gencar memberikan bantuan berupa sembako, masker dan alat pelindung diri lainnya pada masyarakat.

Tidak kurang dari 10 kecamatan di wilayah Jaksel, seperti Pancoran, Tebet, Jagakarsa, Pasar Minggu, Mampang Prapatan, Keb Lama, Keb Baru, Pesanggrahan, Cilandak dan Setia Budi pun tak luput dari pemberian bantuan oleh DPC PDIP Jaksel.

"Disamping membagikan bantuan berupa sembako, APD dan juga masker. Kita juga melakukan penyemprotan dan pembagian obat herbal untuk meningkatkan imun tubuh kepada masyarakat," ujar anggota Komisi D DPRD DKI itu kepada Harnasnews.com, Senin (5/9/2020).

Menurut anggota DPRD DKI Jakarta yang sudah dua periode duduk di DPRD DKI itu. Jajaran pengurus DPC PDIP Jaksel sangat konsen dan fokus dalam meringankan beban masyarakat yang saat ini mengalami kesulitan, karena dampak dari pandemi covid 19.

Sosialisasi pada masyarakat untuk melaksanakan 3 M, yakni mencuci tangan, menggunakan masker dan menjaga jarak pun terus dilakukan di tengah masyarakat.
"Saat ini, selain pendemi covid 19. DKI juga dilanda banjir pada beberapa wilayah. Kita upayakan untuk terus membantu semampu kita untuk meringankan beban rekan-rekan di wikayah Jaksel," bebernya.

Lebih jauh, putri dari mantan Ketua DPD PDIP DKI Jakarta, Adang Ruchiatna itu mengungkapkan, untuk banjir yang melanda DKI. Pengurus DPC PDIP Jaksel, sambung Yuke banyak yang menjadi korban banjir.

"Banjir kemarin so far kita masih ikut membantu wilayah-wikayah yang banyak pengurus terkena banjir. DPC PDIP Jaksel ikut membantu memberikan nasi bungkus dan sejumlah keperluan darurat," katanya.

Tidak hanya itu, pengurus PDIP Jaksel pun ikut memberikan bantuan pada masyarakat yang terkena musibah kebakaran ditengah pandemi, seperti yang terjadi di Mampang, Manggarai dan Kebayoran Baru pun kita upayakan memberikan bantuan.
"DPC Jaksel ikut memberikan bantuan berupa pakaian layak pakai dan keperluan lainya untuk korban kebakaran" jelasnya. (Sof)

Sekretaris DPC PDIP Jaksel, Simon Sitorus mengungkapkan kepedulian yang dilakukan partainya dalam memerangi dan mencegah penularan covid 19 merupakan instruksi Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri.
DPP PDIP pun, kata dia memberikan mandat pada pengurus partai di tingkat wilayah menjadi gugus tugas penanggulangan covid 19.


"Karenanya sejak April lalu PDIP Jaksel begitu intens dalam melaksanakan penyemprotan dan melakukan sosialisasi 3 M pada masyarakat. Khususnya di 10 kecamatan dalam rangka memutus mata rantai penyebaran covid 19," katanya.
Penyemprotan disinfektan dilakukan pada rumah warga dan tempat ibadah.
Masyarakat, sambung Simon sangat antusias dalam menyikapi aksi sosial yang dilakukan PDIP Jaksel.

Tidak hanya itu, PDIP Jaksel ikut pula memberi bantuan ambulance gratis ke masyarakat yang memerlukan,melatih warga sekitar kantor DPC untuk membuat masker sendiri karena pada awal covid19 masker sangat langka dan mahal, memberikan bantuan santunan anak yatim seperti yang dilakukan pengurus Pasar Minggu dan Jagakarsa. Serta membuat hidroponik di kantor cabang sebagai bentuk penguatan pangan sebagai pilot proyek yang nantinya akan dilakukan di tingkat Kecamatan dan Kelurahan.

Sayangnya, Simon justru menyesalkan terhadap sikap anak buah gubernur Anies Baswedan dalam penanggulangan covid 19 di Jaksel. Di tengah keterbatasan obat-obatan disinfektan dan masker, sambung Simon Pemda malah meminta bantuan pada DPC PDIP Jaksel.

"Untungnya kita mendapatkan support dari beberapa pihak dipercayakan mendistribusikan bantuan tersebut pada masyarakat. Kami berharap aksi sosial yang kami lakukan bisa mengedukasi masyarakat, agar jangan sampai menganggap enteng virus covid 19. Karena virus ini bisa menular kepada siapa saja," katanya.

Sementara, untuk gugus tugas tingkat kelurahan. Diharapkannya, petugas satpol PP, beserta gugus tugas lainya konsen dalam mengurai kerumunan di tengah warga."Agar jangan sampai ada kerumunan yang berpotensi menjadi cluster baru. Aktivitas kumpul warga berjumlah lebih enam orang harus dibubarkan," tandasnya. (Sof)

Image