Kriminal

Polisi Tangkap Dua Pria Pengedar Sabu Sabu di Surabaya

Polisi Tangkap Dua Pria Pengedar Sabu Sabu di Surabaya

Surabaya, HNN- Lantaran nekat mengedarkan barang terlarang jenis sabu sabu. dua pria di surabaya diringkus oleh Unit Reskrim Polsek Semampir Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Senin 22 Juni 2020 sekitar pukul 15.00 WIB.

Dua pria yang ditangkap adalah Karyo Subangkit (31) warga Jalan Kebon Dalem Kel. Simolawang Kec. Simokerto Surabaya dan Rifky Yudha Hermawan (28) warga Jalan Kenjeran Kel. Simokerto Kec. Simokerto Surabaya.

Kapolsek Semampir Kompol Ariyanto Agus Menjelaskan, penangkapan itu berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa di sebuah kos-kosan yang beralamat dijalan Jalan Kebon Dalem Kel. Simolawang Kec. Simokerto Surabaya, kerap dijadikan transaksi sabu.

"Untuk memastikan kebenarnya, anggota Reskrim langusng menindak lanjuti untuk melakukan penyelidikan dan, ternyata benar bahwa ditempat itu ada dua pria yang diduga telah melakukan taransaksi sabu", sebut Ariyanto, Selasa (24/06/2020)

Begitu ditangkap dan dilakukan penggeledahan, di dalam kos tersebut ditemukan 4 (empat) poket sabu dengan berat masing-masing, 0,95 gram, 0,17 gram, 0,17gram, 0,21gram.

"Selain itu, juga ditemukan Uang tunai sebesar Rp. 230.000,- ( dua ratus tiga puluh ribu rupiah) yang diduga hasil penjualan, 3 (tiga) sekrop sabu yang terbuat dari sedotan plastik dan 1 (satu) bendel klip pkastik kosong,"ujarnya.

Masih kata Ariyanto, dari intrograsi awal. tersangka mengaku bahwa sabu sabu miliknya itu didapat dan dibeli dari Cak Hoyal (DPO) di Jalan Kunti surabaya seharga 1 juta, per 1 gramnya.

"Mereka membeli barang haram tersebut dengan cara berpatungan yang masing masing 500 ribu dan menjualnya kembali, sedangkan sabu tersebut sudah terjual dua poket dengan harga 200 rb," tambahnya.

Selanjutnya mereka dan barang buktinya diamankan dan dibawa kepolsek Semampir guna proses penyidikan lebih lanjut.

"Kedunya akan dijerat pasal Pasal 114 ayat (1) dan/atau Pasal 112 ayat (1) Jo 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika yang ancamanya diatas 15 tahun penjara."pungkasnya. @pen

Image