Kriminal

Polisi Tangkap Jambret Di Pengampon Surabaya

Polisi Tangkap Jambret Di Pengampon Surabaya

Surabaya, HNN - Idris Efendi ( 24 ) tahun warga Jl Kebon Dalem Gg 7 No. 11 Surabaya tak berkuti ketika ditangkap olah Anggota Unit Reskrim Polsek Pabean Cantikan, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Pada hari Minggu 21 Juni 2020 sekira jam 02.00 wib.

Pasalnya, pria ini ditangkap setelah diketahui melalukan penjambertan sebuah Hendphone milik seorang lelaki bernama Yusron berusi 16 Tahun warga asal Jalan Pengampon 1 /15 Surabaya.

Kapolsek Pabean Cantikan Kompol Melysa Amelia Melalui Kanit Reskrim AKP Endri Subandrio mengatakan penangkapan itu berawal ketika korban duduk di depan toko Lana, Jalan Pengampon Kec. Pabean Cantikan Surabaya sambil memegang HP. Tak lama kemudian ada tiga pelaku yang saat melintas ditempat tetsebut dengan menggunakan sepeda motor,

"Dua pelaku yang turun dari motor tersebut tak lain adalah Idris langsung mendekati dan merampas paksa HP milik korban." sebut Endri, Selasa (24/06/2020).

Setelah HP yang dipegang diketahui telah dirampas oleh pelaku, korban saat itu sempat melawan dan berusaha mempertahakan HP kesayanganya, namun pelaku lainya langusng mengeluarkan sejata tajam jenis pisau untuk menyerang korban.

Begitu para pelaku mencoba akan melarikan diri dengan membawa hasil rampasanya.korban berteriak maling maling sehingga teriakan itu didengar oleh warga sekitar dan mengejarnya.

"Tak jauh dari kejadian itu akhirnya warga yang mengejar berhasil menangkap salah satu pelaku Idris, sedang dua pelaku lainya berhasil kabur dari kejaran warga sehingga polosi menjadikan keduanya daftar pencarian orang (DPO)."terangnya.

Masih kata Endri, Selanjutnya tersangka beserta barang bukti berupa 1 (satu) buah sarung pisau warna hitam dan 1 (satu) buah casing Handphone merk Oppo warna hitam diamakan dan dibawa kepolsek Pabean Cantikan guna dilakukan proses penyidikan lebih lanjut.

"Idris kini sudah ditahan dan dijebloskan kedalam penjara untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya dan dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan yang lamanya 5 tahun penjara,' imbuhnya.

Dengan peristiwa ini, Endri mengatakan, dua pelaku yang berhasil kabur dari kejaran warga. tetap kami kejar terus higga ketangkap, agar tidak ada lagi korban kriminal di wilayah kami.

"Kami berharap agar kedua pelaku yang berhasil kabur segera menyerahkan dari dengan baik baik, jika tidak, maka kami akan bersikap tegas untuk menembak kedua pelaku tetsebut." tegasnya perwira dengan tiga balok dipundaknya. @pen

Image