Kriminal

Polsek Asemrowo Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Toko

Polsek Asemrowo Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Toko

Surabaya, HNN - Unit Reskrim Polsek Asemrowo, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya berhasil membekuk tiga pelaku pembobol toko di Jalan Tambak Dalam Baru Gg VII RT 10 RW 05 Kel Asemrowo Kec Asemrowo Surabaya, Jumat 29 Mei 2020 Sekira pukul 23.00 Wib.

Tiga pelaku yang diamankan adalah Moh Nasir (25) warga Tambak Dalam Baru gg 7 surabaya, Mahrus (25) warga Tambak Dalam Baru gg 1 surabaya dan Herianto (15) warga Tambak Dalam Baru gg 1 surabaya.

Kapolsek Asemrowo AKP Hari Kurniawan memalui kanit reskrim Iptu Rizkika Atmadha, mengatakan dalam penangkapan ketiga tersangka ini berdasarkan laporkan dari korban bawa telah terjadi perampokan didalam toko rumahnya.

"Berdasarkan laporan tersebut, unit reskrim langung melakukan penyelidikan dilokasi hingga berhasil menangkap salah satu pelaku dirumahnya. yakni Mahrus."sebut Rizkika Atmadha, Senin (22/06/202).

Begitu ketangkap dan di intrograsi, Mahrus mengakui bahwa yang melakukan pencirian di dalam toko tersebut adalah dirinya bersama dua temanya.

"Dengan ngocehnya Mahrus, akhirnya polisi mengembangkan dan berhasil menangkap kedua pelaku lainya. Yaitu Moh Nasir dan Heriyanto di warkop yang tak jauh dari rumahnya."terangnya.

Masih kata Rizkika, ia menjelaskan ketiga pelaku ini memiliki peran masing masing saat beraksi, dua pelaku masuk kedalam toko dengan cara merusak plafon dan menguras barang yang berada didalam toko.

Sedangkan 1 pelaku menjaga situasi didepan pintu toko. Begitu berhasil mengambil uang dan barang-barang yang ada didalam toko. Mereka langung melarikan diri, dan rupanya dari tinga pelaku ini saat beraksi. Meraka menggunakan pistol Air Soft gun.

"Tambah dia. Selanjutnya tersangka berikut barang bukti berupa, 1 buah Kotak Amal, 1 buah Tas Pinggang Merk LEVIS , 1 buah Tas Plastik kecil dan pistol jenis Air Soft gun kini diamakakn dan dibawa ke Mapolsek Asemrowo guna diproses penyidikan lebih lanjut.

"Atas perbuatanya, ketiga tersangka akan mendekam dalam pengejaran selama 5 tahun lantaran melanggar pasal 363 ayat (1) ke-3, ke-4 dan ke-5 KUHPidana." pungkasnya. @pen

Image