Covid-19

Langgar Jam Malam, 7 Orang Pengunjung Warkop Digelandang Polisi

Langgar Jam Malam, 7 Orang Pengunjung Warkop Digelandang Polisi

Surabaya, HNN - Untuk menegakkan aturan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), anggota Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya terus melakukan Patroli skala besar diwilayah nya tepatnya di jam malam,

Kegiatan yang digelar pada selasa malam, 19 Mei 2020, sekitar pukul 21.30 ini dipimpin langsung oleh Kasat Binmas AKP Eko Nur Wahyudiono yang bertindak selaku Padal (Perwira Pengendali).

Sedangkan personil yang dilibatkan dalam kegiatan malam itu, yakni 1 Tim Covid Hunter, 4 personil Satsabhara, 3 personel Satreskrim, 2 personil Satreskoba, 2 personil Satintelkam dan 12 anggota Satpol PP Kota Surabaya.

Waka Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Kompol Ahmad Faisol Amir, S.I.K, M.Si, mengatakan kegiatan patroli skala besar ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh anggota gabungan di warkop yang masih buka pada saat jam malam dan ramai pengunjung.

Saat itu patroli melakukan giat mulai di Jalan Perak Barat, Jalan Prapat Kurung Utara, Jalan Kalimas Baru, Jalan Sultan Iskandar Muda, Jalan Karang Tembok, Jalan Wonokusumo, Jalan Tenggumung Wetan, Jalan Kedung Mangu, Jalan Kedung Cowek, Jalan Sidotopo Lor, Jalan Nyamplungan, Jalan Kalimas Baru dan sekitarnya.

" Setelah sampai di Warkop STJ Jalan Bulak Banteng Sekolahan terlihat ada 7 orang yang masih nongkrong di warkop tersebut sehingga ke 7orang itu diamankan dan dibawa ke Polres Tanjung Perak untuk dilakukan pendataan dan himbauan," terangnya.

Masih kata Faisol, Selain mengamankan 7 orang pengunjung warkop, petugas juga memerintahkan pemilik warkop agar segera tutup karena sudah melewati jam malam sesuai aturan PSBB yang sudah diterapkan oleh pemerintah.

"Untuk ke 7 orang tersebut diberikan pembinaan dan harus membuat surat pernyataan tidak akan melakukan pelanggaran PSBB, termasuk berkerumun di warkop serta melanggar jam malam." katanya.

Faisol menambahkan, kegiatan patroli skala besar ini rutin dilakukan setiap malam hari. Patroli skala besar ini kami lakukan dengan sasaran tempat-tempat orang berkerumun, karena masih banyak masyarakat yang tidak mematuhi aturan PSBB.

"Padahal penerapan PSBB ini untuk memutus rantai penyebaran virus corona atau covid 19,”tutupnya. @pen

Image