Covid-19

Teleconference Bupati dan Gubernur Sulsel Bahas Penanganan Covid 19

Teleconference Bupati dan Gubernur Sulsel Bahas Penanganan Covid 19

BULUKUMBA, HNN - Guna mengetahui situasi dan perkembangan Virus Covid 19 di wilayah pemerintahannya secara umum, Bupati Bulukumba, A. Muh Sukri A. Sappewali bersama unsur forkopimda dan para pimpinan OPD menggelar Teleconference  dengan Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Abdullah, Kamis (26/03/2020).

Teleconference ini bertempat di kantor PSC Posko Siaga Virus Covid 19, Jl. Ahmad Yani, Kelurahan Caile, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba, juga di hadiri, Dandim 1411/Bulukumba Letkol Arm Joko Triyanto, Wakapolres Kompol Syarifuddin, Kepala Pelaksana BPBD, Ir.Akrim A. Amir, Kepala Dinas Kesehatan Bulukumba dr. Wahyuni dan Direktur RSUD Sulthan Daeng Raja Bulukumba dr. Rajab.

Selain itu, hadir juga Ketua DPRD Bulukumba H. Rijal, Kadis Perhubungan Haerul Nurdin, Kadis Kominfo Daud Kahal serta Kapolsek Ujung Bulu AKP Syafaruddin.

Dikatakan Bupati pihaknya telah melakukan langkah - langkah dengan mendirikan posko tanggap darurat dibeberapa titik untuk lebih memudahkan informasi dan komunikasi terkait perkembangan wabah virus Covid 19. Selain itu, pihaknya juga sudah menyiapkan 15 kamar layanan kerja di RSUD Sulthan Daeng Raja.

Sementara itu Permasalahan yang di alami terkait upaya pencegahan dan penanggulangan PDP yaitu kekurangan Alat pelindung diri.

Sedangkan dampak yang di alami oleh wabah virus Corona adakah Kondisi ekonomi sosial, yakni Krisis gula dengan harga yang melonjak.

Olehnya itu, ia akan bekerjasama dengan Polres Bulukumba dan Kodim 1411/Bulukumba dalam upaya pencegahan wabah penyakit yang merebak di tengah - tengah masyarakat. 

Menurut Bupati, di Kabupaten Bulukumba sendiri, diketahui sudah 31 Orang Dalam Pamantauan (OPD) Covid 19. Dan 1 orang PDP dinyatakan meninggal dunia. Muh Ibrahim bin Riswan, (3 tahun) warga Dusun Parapoe, Desa Bonto Masila, Kec. Gantarang.

"Yang bersangkutan (Muh Ibrahim) pulang dari Malaysia dengan diagnosa Tumor dan meninggal dunia di Rumah Sakit Wahidin Sudiro Husodo Makassar," kata Bupati.

Sementara itu, 1 orang tetangga lainnnya bernama Fitri bin Nassu (27) dinyatakan Positif, dan dirujuk ke RS. Wahidin Sudiro Husodo Makassar.

A. Muh Sukri A. Sappewali beharap kepada seluruh masyarakat agar disiplin dan sadar diri untuk selalu berupaya mencegah dan melawan virus covid 19 ini di wilayah masing - masing.

"Saya berharap agar hindari berkumpul, hindari tempat tempat yang dapat merusak daya tahan tubuh kita demi keselamatan kita bersama terhadap covid 19 yang sangat berbaya ini," harap Bupati. (KBR/Hum)

Image