Kriminal

Dalam waktu sebulan Polres Tanjung Perak Ungkap Kasus 3C

Dalam waktu sebulan Polres Tanjung Perak Ungkap Kasus 3C

Surabaya, HNN - Dalam kurun Waktu sebulan Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan polsek jajarannya berhasil mengungkap kasus kriminalitas dengan jumlah tersangka sebanyak 20 orang.

Dari 20 terangka itu merupakan kasus kejahatan jalan yang terdiri dari 3C yaitu pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum menjelaskan kasus kejahatan jalan yang kami ungkap dalam konferensi pers ini merupakan kerja keras anggota Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak beserta jajaran Polsek.

"Dengan puluhan tersangka ini kita tangkap mulai Januari hingga Februari 2020 Kasus yang menonjol adalah pencurian dengan pemberatan, yakni bajing loncat dan penggelapan muatan kontainer," ungkap Ganis, Kamis (19/3/2020).

Dari komplotan bajing loncat pencuri bola lampu led dalam kontainer itu diringkus Tim Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak yang dipimpin langusng oleh AKP Dimas Ferry Anuraga. Saat itu ada 5 oarang tersangka yang diamankan.

Sementara dari lima tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti, satu unit kontainer kosong, dua mata gergaji dan empat handphone. Truk berikut kontainer itu dibajak dari kawasan Perak Surabaya dan ditinggal di Gedangan, Sidoarjo.

"Komplotan bajing loncat ini sudah cukup lama beraksi. Bahkan korbannya sampai mengalami kerugian mencapai Rp 1,6 miliar,"kata Ganis.

Total dari keseluruhan pelaku kejahatan jalan yang ditangkap Satresktim Polres Pelabuhan Tanjung Perak ada 11 orang, 6 Di antaranya pelaku ini adalah jambret, pencurian sepeda motor dan penadah motor.

"Barang bukti yang diamkan dari enam trsangka adalah 1lembar STNK Sepeda motor, 1 Unit sepeda motor Honda Beat, 1buah dos Book Hend Phone Smartfren dan 1lembr Foto Copy BPKB,"ujarnya.

Lanjut Ganis, mengatakan bahwa, hasil tangkapan Polsek Kenjeran, Polsek Semampir, Polsek Pabean Cantikan dan Polsek Asemrowo. Ada 9 tersangka. Merka ini merupakan pelaku kejahatan jalan.

"Sementara Barang bukti dari 9 tersangka, polisi mengamakan. 8 Unit sepeda motor dengan berbagai jenis, 8 buah hend phone berbagai merek, 2 buah tas, 1buah dompet dan uang tunai 101.000.-" tambah dia.

Disamping itu. Ada pula 1lembar STNK sepeda motor, 1buah Dos book HP Smartfren, 1lembar foto copy BPKB, 1pasang kunci T, 1buah pasau penghabisan dan 1 buah accu merk GS.

"Untuk pasal yang diberikan pada puluhan tersangka ini cukup relatif, tergantung dari perbuatan masing-masing pelaku." Pungkasnya. @pen

Image