Nelayan

Nelayan Setempat Angkat Bicara Terkait Alur Muara Sungailiat

Nelayan Setempat Angkat Bicara Terkait Alur Muara Sungailiat

Bangka, Hariannasionalnews.com - Kompleksnya permasalahan alur muara Air Kantung Sungailiat, Kabupaten Bangka, Provinsi Babel mendapat tanggapan beragam dari nelayan serta tokoh masyarakat setempat. Munculnya tanggapan tersebut dipicu aksi sekelompok nelayan kemarin ( Senin 3/2/2019) menuntut pihak PT.Pulomas Sentosa yang melakukan pengerukkan alur muara angkat kaki karena dinilai kinerja tidak maksimal. Sudirman salah satu nelayan setempat mengatakan siapa saja pihak melakukan pendalaman alur silahkan, yang penting nelayan bisa keluar masuk muara. "Kalau memang PT.Pulomas Sentosa pihak melakukan pengerukkan alur muara saat ini mau disuruh angkat kaki, kita nelayan siap bantu yang penting nelayan bisa keluar masuk muara . namun ada tidak pihak penggantinya, jangan muara ini jadi kepentingan tertentu lantas kami nelayan dirugikan. Sampai hari ini kami masih berharap PT. Pulomas Sentosa masih mau mengeruk alur muara," ungkapnya. Menurut Sudirman sekelompok warga mengatas namakan nelayan, saat melakukan aksi menuntut PT. Pulomas Sentosa angkat kaki Kemarin itu, bukan nelayan murni namun para penambang. "Terus terang yang aksi kemarin itu bukan nelayan murni, tapi mereka penambang kita ini nelayan murni. Selama ini kemana mereka, kalau memang ada pihak mau ganti PT. Pulomas Sentosa kami nelayan siap bantu, kami tidak memihak kepada pihak mana pun," Jelasnya. Ditempat yang sama Saparudin Bolo tokoh masyarakat nelayan setempat meminta kepada PT. Pulomas Sentosa agar melakukan pengerukan alur maksimal. "Saya minta kepada PT. Pulomas Sentosa mengeruk alur muara maksimal, nelayan itu bisa keluar masuk muara normal, jangan sampai nelayan tidak bisa masuk menunggu diluar lama, takutnya ikan tangkapan busuk akibat es habis. Kalau ikan busuk yang dirugikan nelayan," terangnya. Lanjut Saparudin Bolo kepada Pemerintah Daerah, Wakil Rakyat jangan hanya 5 tahun sekali melihat muara tersebut. "Kepada Bupati, Gubernur, wakil rakyat, tolong lihat muara ini, cari solusinya jangan hanya lima tahun sekali baru datang ke muara Air Kantung," tegasnya. Diakhir pendapatnya Saparudin Bolo mengatakan siapa pun pihak yang melakukan pengerukkan alur tidak masalah, asal kepentingan nelayan terakomodir. " Kalau memang PT.Pulomas Sentosa mau diganti, bagi nelayan tidak masalah asal muara Air Kantung ini tetap dalam kondisi normal, nelayan bisa keluar masuk muara kapan saja," tutupnya.( Ardam)

Image