Usai Sholat Jum'at di MPW PP Jatim, LaNyalla Kembali Daftar Anggota DPD RI Periode 2024-2029

avatar Harian Nasional News

Surabaya - AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mendatangi Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Jatim, di Jalan Tenggilis, Kendangsari, Surabaya, Jumat (5/5/2023).

Kedatangan LaNyalla untuk mendaftarkan diri sebagai Anggota DPD RI periode 2024-2029.

Baca Juga: Politik Uang Rawan Saat Masa Tenang Pemilu, Sanksinya Pidana Penjara Empat Tahun dan Denda

Keberangkatan LaNyalla dimulai dengan Sholat Jumat bersama kader Pemuda Pancasila dan simpatisan di Kantor MPW Pemuda Pancasila Jatim.

Setelah Sholat Jumat, LaNyalla diantar ratusan kader Pemuda Pancasila ke kantor KPUD Jatim.

"Terimakasih buat waktunya untuk mengantar saya kembali mendaftar ke KPUD Jatim sebagai anggota DPD RI periode 2024-2029. Saya minta tertib berkendara menuju KPU, ingat yang kalian kawal bukan hanya ketua MPW PP Jatim, melainkan juga sebagai Ketua DPD RI," pesan LaNyalla kepada ratusan kader MPW PP Jatim.

Baca Juga: Sukses Diperjuangkan Jadi PPPK, Guru di Jatim Terbitkan Buku Ulas Kiprah Ketua DPD RI

Usai mendaftar, LaNyalla yang merupakan Ketua DPD RI menegaskan bahwa ia mengikuti tahapan yang telah ditetapkan oleh KPU.

"Hari ini saya menyerahkan berkas pendaftaran saya. Berkasnya sudah lengkap dan semoga tak ada perubahan apapun," kata LaNyalla.

LaNyalla meminta kepada pendukungnya, baik itu Pemuda Pancasila se-Jawa Timur, LaNyalla Academia dan seluruh komponen lainnya untuk segera bekerja turun ke rakyat melakukan sosialisasi.

Baca Juga: Harga Jagung Naik, Ketua DPD RI : Fenomena Perulangan, Butuh Solusi Akar Masalah

Sementara itu, Ketua KPUD Jatim, Choirul Anam mengatakan bahwa berkas yang didaftarkan oleh LaNyalla akan ditindaklanjuti lebih jauh.

"Terima kasih kami ucapkan. Berkasnya sudah kami terima dan cukup lengkap. Namun tetap kami memerlukan waktu untuk melakukan verifikasi lebih lanjut," kata Choirul Anam.(*)

Editor : Redaktur

Opini   

BENIH ITU BERNAMA “‘DELEGITIMASI’”

Mencermati perkembangan politik praktis (politik kekuasaan), itu bak seni melihat kenyataan yang ada dibaliknya. Melihat gejala-gejala (clue) simptomatik di permukaan untuk memahami apa yang sesungguhnya terjadi di kedalaman permukaan tersebut…

Hukum   

Empat Terdakwa Bank Prima Dituntut 3,6 Tahun 

"Menuntut, memohon kepada majelis Hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini, menjatuhkan pidana terhadap para terdakwah dengan pidana penjara selama 3 tahun 6 bulan penjara," tutur Jaksa Bunari diruang Sari 3 PN Surabaya, Jumat (16/02/2024).…