Forkopimda Jatim Berkunjung Ke Masjid Agung Al-Fattah Mojokerto

avatar Harian Nasional News

MOJOKERTO, HNN - Forkopimda Jawa Timur melakukan kunjungan di masjid Agung Al-Fattah Mojokerto kota, guna mengecek kesiapan  penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) sebelum Sholat Idhul Fitri 1442 Hijriah yang akan digelar besok pagi 


Kegiatan tersebut dihadiri oleh 
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayor Jenderal TNI Suharyanto dan Waka Polda Jawa Timur Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, bersama pejabat utama Polda Jatim dan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, melakukan pengecekan di Masjid-masjid jelang pelaksanaan sholat Idul Fitri. 

Baca Juga: Polda Jatim Berhasil Amankan 4 Tersangka Calo Rekrutmen ASN, yang Tipu Korban Hingga 7.4 Miliar

"Hari ini melakukan peninjauan tempat, yang besok akan dilaksanakan sebagai tempat penyelenggaraan sholat Idul Fitri," Kata Gubernur Jatim usai melakukan pengecekan di Masjid Agung Al-Fattah Mojokerto. Rabu(12/5/2021)

Lebih lanjut Gubernur menjelaskan, hal ini dilakukan guna memastikan kesiapan dalam penerapan Prokes yang ketat, serta persiapan lain seperti persiapan katong plastik untuk sandal para jamaah. 

"Kita ingin memastikan bahwa seluruh proses akan mentaati protokol kesehatan yang ketat. Dari mulai jumlah jemaahnya proses mereka masuk ke masjid karena ini salatnya di masjid. Ada tempat untuk menyimpan sandal atau sepatu. Itu penting dan dibawa masing-masing ke samping di mana shof mereka akan melaksanakan salat," Tandasnya. 

Itu menjadi penting karena titik-titik yang potensial kemungkinan terjadinya kerumunan itu memang harus betul-betul diantisipasi. 

Baca Juga: Bersama Civitas UM Surabaya, Kapolda Jatim Komitmen Wujudkan Pemilu 2024 Damai dan Kondusif

"Kalau mereka membawa sandal masing-masing, maka Kembali, mereka tidak akan mencari sandal mereka. Apalagi informasi dari takmir masjid, bahwa besok ada jajaran dari polisi dan polwan untuk mengatur kepulangan," papar Khofifah. 

Pola-pola yang dilakukan nanti diharapkan akan terjaga, bagaimana shalat terselenggara dengan khidmat, khusyuk, serta protokol kesehatan bisa diikuti dengan baik dan semua bisa melakukan dengan hikmat. 

"Berikutnya kita mohon para calon jamaah salat Idulfitri besok carilah masjid dan lapangan terdekat dari rumah tinggal. Itu jadi penting carilah masjid dan lapangan terdekat di mana mereka berdomisili. Ada kekhawatiran misalnya berangkatnya paspasan ternyata terkena penyekatan akhirnya tidak bisa sholat," Imbau Gubernur untuk masyarakat. 

Baca Juga: Polda Jatim Ungkap Motif Pemuda yang Ancam Tembak Capres Anies di TikTok

" Pastian komunikasi dengan penyelenggara PPKM Mikro. Satgas Covid dilini paling bawah. Apakah RT, RW, ataukah kepala desa, kalau di kota, apakah dengan lurah, babinsa, Bhabinkamtibmas. Masjid mana yang menyelenggarakan shalat ied, atau lapangan mana yang akan digunakan shalat Ied. Pastikan shalat ied di tempat terdekat dengan rumah tinggal masing-masing," pungkasnya Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

(Pril)

Editor : Redaktur

Opini   

BENIH ITU BERNAMA “‘DELEGITIMASI’”

Mencermati perkembangan politik praktis (politik kekuasaan), itu bak seni melihat kenyataan yang ada dibaliknya. Melihat gejala-gejala (clue) simptomatik di permukaan untuk memahami apa yang sesungguhnya terjadi di kedalaman permukaan tersebut…

Hukum   

Empat Terdakwa Bank Prima Dituntut 3,6 Tahun 

"Menuntut, memohon kepada majelis Hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini, menjatuhkan pidana terhadap para terdakwah dengan pidana penjara selama 3 tahun 6 bulan penjara," tutur Jaksa Bunari diruang Sari 3 PN Surabaya, Jumat (16/02/2024).…