Polri, Kriminal, News

Terkait Berita Dugaan Penggelapan BB, Kapolsek Semampir Membantah

Terkait Berita Dugaan Penggelapan BB, Kapolsek Semampir Membantah

Surabaya, HNN - Menyikapi pemberitaan beberapa media Online, tentang adanya barang bukti 1 unit sepeda motor yang digelapkan Oknum anggota Polsek Semampir.

Kapolsek Semampir Kompol Aryanto Agus, A. Md., melakukan klarifikasi terkait dugaan tersebut dengan mengundang beberapa wartawan dari beberapa media diwarung samping Mapolsek Semampir, pada hari Rabu (18/11/2020).

Undangan Kapolsek Semampir, bertujuan untuk meluruskan tentang pemberitaan beberapa media yang dinilai dapat menjatuhkan nama baik Kepolisian wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak.

Kepada media Hariannasionalnews.com, Kapolsek Semampir Kompol Aryanto Agus, A. Md., menegaskan, berita tersebut “TIDAK BENAR,“ tuturnya melalui pesan singkat Via WhatsApp. Rabu, (18/11/2020).

Dijelaskan, kejadian ini bermula saat oknum wartawan melakukan konfirmasi terkait Barang Bukti (BB) kasus Narkoba berupa, 1 unit sepeda motor.“Sudah saya serahkan dan ada surat pernyataan serah terima dari kejaksaan,“ tutur Aryanto melalui via WhatsApp.

“Namun, sayangnya saat konfirmasi, oknum wartawan tersebut tidak bilang, penggelapan tentang kasus yang mana, sehingga terjadi mis komunikasi,“ sambung Aryanto.

Menurut Aryanto, sebenarnya yang dikonfirmasi oknum wartawan, ada 2 kasus dan penangkapan yang sama-sama terjadi di Jalan Jatipurwo dengan 2 tersangka berikut barang bukti berupa, 1 unit sepeda motor dalam 2 berkas yang berbeda.

Masih kata Kapolsek Semampir, ketika dikonfirmasi ke kejaksaan yang mengatakan unit yang dimaksud tidak ada. Tiba-Tiba oknum wartawan ini kembali lagi ke Polsek Semampir.

“Kapada Saya, oknum wartawan melakukan konfirmasi dengan mengatakan, BB tidak ada di kejaksaan dengan menunjukkan plat nomor serta warna kendaraan tersebut,“ jelas Aryanto

Lanjut kata Aryanto, saat itu juga saya cek ke Kanit Reskrim,“ Untuk meminta pihak keluarganya datang dengan membawa BPKB sebagai bukti kepemilikan.

Selain itu, menyikapi adanya oknum anggota insial ( P ) Polsek Semampir yang meminta sejumlah uang kepada pihak keluarga agar sepeda motor bisa keluar.“Jika terbukti benar saya akan tindak tegas,“ tukas Aryanto.

Aryanto menambahkan, saya juga sudah bilang sesuai apa yang disampaikan oleh Kanit Reskrim Polsek Semampir.“ kalau pihak pemilik kendaraan tidak mau datang,“ jelasnya kepada oknum wartawan selaku penerima kuasa. (Kri/Red)

Image